Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label remaja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 April 2017

Temanmu Masih Pacaran?

Ada seorang teman yang bertanya kepada saya, "Kang Andre, gimana ya cara nyadarin temen biar dia tau kalo pacaran itu haram? Saya ada teman yang suka pacaran, sudah sering saya beritahu tapi dia tidak sadar juga"

Sahabat muslim yang saya cintai karena Allah, perkara menyadarkan seorang teman dari sebuah perbuatan maksiat itu termasuk dakwah. Dalam dakwah kita hanya diperintah untuk menyampaikan dan tidak dibebani untuk memberi hidayah. Urusan hidayah itu mutlak kehendak Allah. Hampir sama dengan urusan dakwah lainnya, menyadarkan seseorang yang sudah terbiasa pacaran memang belum tentu mudah, tergantung siapa orangnya. Oleh karena itu, kita harus pandai-pandai memahami karakter seseorang. Ada orang yang dapat menerima dakwah dengan mudah, ada juga sudah berkali-kali diingatkan namun seperti tidak ada pengaruhnya.

Dalam menyadarkan seseorang tentang larangan pacaran, setidaknya kita harus memahami dua hal. Pertama, kita harus memahami dasar larangan tersebut dengan kata lain kita harus tahu ilmunya. Sebelum menyampaikan kepada teman anda, coba anda pelajari dahulu apa saja dalil-dalil yang melarang pacaran dan bagaimana fenomena di masyarakat akibat pacaran. Jika dia tidak mempan oleh dalil, mungkin dia bisa mempan oleh logika. Walaupun begitu, kita juga harus siap jika orang yang kita dakwahi membantah dengan 1001 alasan. Oleh sebab itu, sebelum kita mendakwahinya kita harus tahu juga apa saja alasan orang pacaran dan bagaimana jawaban yang benar terhadap alasan itu. Orang yang suka melakukan dosa biasanya lebih pandai dalam beralasan, jika kita tidak dapat memberikan jawaban yang tepat bisa-bisa justru kita yang diceramahi olehnya. Kalaupun kita tidak terlalu menguasai atau memahami dasar-dasar larangan pacaran, kita bisa memberikan materi-materi tentang hal tersebut kepadanya.

Kedua, kita harus memahami cara yang tepat untuk menghadapi orang yang kita dakwahi. Kita harus bisa mendekatinya sedekat mungkin agar tahu betul bagaimana karakternya. Gunakanlah cara yang baik, bukan menghakimi atau menggurui. Bersikap baiklah kepadanya, ingat kawan dakwah itu lembut. Cari celah di mana anda bisa mendapatkan simpatinya, tunjukkan bahwa anda peduli padanya. Sampaikan kepadanya bahwa ketika kita mengingatkan larangan pacaran kepadanya berarti kita tidak ingin dia terjerumus ke dalam perbuatan dosa.

Coba kita fikirkan betul-betul dua hal tadi sebelum menasihati teman kita yang suka pacaran. Selain itu, kita juga harus tetap rendah hati padanya jangan ada rasa sombong seolah kita lebih mengerti tentang islam daripada teman kita. Kita juga harus sadar betul bahwa kita memiliki kekurangan dan tidak pernah luput dari perbuatan dosa. Oleh karena itu pandai-pandailah menjaga diri dari perbuatan dosa lainnya. Teman kita juga pasti akan melihat bagaimana perilaku kita, jika kita tidak mampu menjaga diri dari perbuatan dosa yang lain, teman kita bisa mencap munafik. Sebagai manusia biasa kita bukanlah orang yang sempurna, ada kelebihan dan kekurangan. Dalam satu hal kita menasihati orang lain, namun dalam hal lain kita bisa meminta nasihat dari orang lain. Tetaplah jaga ukhuwah, jangan sampai menyinggung atau menyakiti hati saudara kita.

Terakhir, kembali saya tekankan bahwa hidayah adalah mutlak kehendak Allah. Jika kita sudah berusaha maksimal untuk menasihati teman kita, jangan lupa berdo'a kepada Allah agar Dia menyadarkan teman kita. Bertawakkallah padaNya. Jika suatu saat teman kita mendapat hidayah dan berhenti pacaran, jangan merasa berjasa padanya. Dukung dan bimbinglah mereka agar tidak mudah kembali lagi ke jalan yang salah di suatu saat. Namun, jika teman kita tidak mendapat hidayah tidak usah berkecil hati. Tetaplah sampaikan kebenaran, sampaikan kepada teman anda yang lainnya. Mungkin saja satu teman tidak mau sadar, tetapi teman yang lain bisa tersentuh hatinya.

"OK, terimakasih Kang Andre, semoga saya bisa istiqomah dalam jalan dakwah."
"Sama-sama, barakallahu fiikum."
Andre Tauladan

Minggu, 26 Maret 2017

Yang halal bikin heboh, yang haram biasa saja

Hm... lama nggak posting ya???

rokim - tampi - madiun

Beberapa hari yang lalu sempat viral (ramai) berita tentang seorang pemuda 24 tahun yang menikahi seorang janda 67 tahun. Berbagai respon muncul dari masyarakat kita. Mulai dari respon positif, nyeleneh, sampai yang negatif. Beberapa orang menyatakan salut karena sang pemuda mau menerima wanita yang dinikahinya dalam kondisi apa adanya. Komentar lain terlontar dari para jomblo yang bertahun-tahun tidak punya pacar, menikah pun tidak. Sedangkan segelintir orang berpikiran negatif bahwa sang pemuda menikahi janda karena tergiur hartanya, padahal kenyataannya mereka berdua hidup dalam keadaan yang jauh dari status mewah. Terlepas dari apapun komentar mereka, saya melihat masyarakat kita lebih mudah merespon sesuatu yang halal tetapi tidak umum, daripada yang haram padahal sudah umum.

Cinta bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Namun, ada hubungan cinta yang halal, ada juga yang haram. Bagaimanapun juga, hubungan antara dua orang yang usianya terpaut cukup jauh yang sempat viral tadi adalah sesuatu yang halal, karena mereka menikah sesuai dengan aturan yang ada dalam agama. Tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Tidak perlu disikapi dengan heboh pula. Di sisi lain, terdapat fenomena keharaman yang seharusnya mendapat respon lebih serius. Kira-kira fenomena apakah itu?

Pacaran. Ya! Pacaran adalah hubungan cinta antara dua insan yang terjalin yang seharusnya ditinggalkan. Bukan masalah cintanya, tetapi ikatannya. Miris memang, fenomena ini justru dianggap biasa oleh masyarakat kita. Teman-teman ada yang masih jomblo? (adaaaaaa.....). Tidak perlu malu menjadi jomblo, in syaa Allah itu lebih baik daripada punya pacar.

Ada satu hal yang sangat aneh di kalangan masyarakat kita. Sebut saja keluarga A, punya anak gadis yang sudah masuk usia 21 tahun. Gadis ini sudah pacaran kurang lebih tiga tahun. Singkat cerita, pacar si gadis datang untuk melamar tetapi ditolak karena sang Ayah menganggap si pemuda tadi kurang mapan. Dari kisah singkat ini dapat disimpulkan bahwa sang Ayah lebih rela anaknya dipacari daripada dinikahi. Kisah seperti ini sangat mungkin terjadi dalam kehidupan nyata.

Fenomena lainnya adalah pelacuran. Telinga kita pasti sudah sangat familiar dengan kata "Om-om". Setiap kali mendengar atau membaca kata "om-om" biasanya pikiran kita langsung beranggapan negatif. Kata "om-om" sering diartikan sebagai bapak-bapak hidung belang yang kalau "jalan-jalan" selalu bawa perempuan, dan perempuan yang diajak "jalan-jalan" oleh "om-om" itu biasanya yang masih muda, entah itu usia SMA atau kuliahan. Sekali lagi, masyarakat kita tidak heboh dengan fenomena ini.

Uraian yang saya sampaikan diatas perlu menjadi perhatian kita, khususnya umat muslim. Jangan sampai kita menjadi bagian dari orang-orang itu. Indonesia sebagai negara mayoritas muslim masih belum bisa mencegah budaya pacaran, bahkan hingga anak SD pun sekarang sudah banyak yang pacaran. Bagi para orang tua, sangat penting menanamkan nilai-nilai islam kepada anaknya, dan jika anaknya sudah sampai usia ideal untuk menikah sebaiknya dipermudah karena itu bagian dari ibadah, bukan justru dipersulit dengan setumpuk syarat yang akhirnya membebani orang yang melamarnya.
Andre Tauladan
Andre Tauladan

Selasa, 10 Maret 2015

Masih Mengucapkan Kata-Kata Kotor? Tunggu Dulu...

Dalam keseharian orang Sunda kata "anjing" dan "goblog" pasti sering ditemui. Tetapi, kepastian itu hanya berlaku di area dan kondisi tertentu. Bisa jadi seseorang sering mengucapkan kata-kata tersebut ketika mengobrol dengan rekannya, namun jika berbicara dengan orang yang dihormatinya dia berkata lebih sopan. Dari fenomena tersebut muncullah sebuah tulisan yang aslinya entah dari mana, hampir semua tulisan yang saya temui adalah hasil salin - tempel (copy - paste) tanpa sumber yang jelas. Dalam tulisan tersebut nama Kang Ibing disebut sebagai 'pakar'nya. Jadi saya berasumsi bahwa pendapat seperti itu berasal dari Kang Ibing. Mungkin dari sebuah rekaman radio waktu beliau masih hidup. Ah, entahlah. Tapi saya pribadi kurang yakin, karena perkataan yang tidak baik bisa menjatuhkan wibawa seseorang.

Berikut ini kutipan dari tulisan yang saya maksud.

Bagi anak muda Kota Bandung yang funky dan gaul kata ANJING dan kata GOBLOG hanyalah sebuah tanda kalimat. Dalam ESD (Ejaaan Sunda yang belum Disempurnakan) Kata ANJING hanya berarti sebuah koma (menghubungkan kalimat), sedangkan kata GOBLOG berarti titik (mengakhiri sebuah kalimat).
Jadi jangan marah atau merasa tersinggung jika anda berjalan-jalan di KOTA BANDUNG akan sering mendengar kata ANJING dan GOBLOG dalam percakapan anak muda.
Biar lebih jelas kita lihat contoh berikut: “Tadi urang dahar ANJING ayeuna rek ngaroko heula GOBLOG” kalo kalimat ini diterjemahkan kepada bahasa indonesia yang baik dan benar akan menjadi: “Tadi saya makan,sekarang mau merokok dulu.”
sumber : disini

Dari tulisan tersebut disimpulkan bahwa kata "anjing" dan "goblog" dianggap sebagai titik dan koma. Lalu, apa maksud dari Kang Ibing menyatakan hal itu? Saya mengambil sudut pandang lain. Jika sebagian besar orang menganggap itu sebagai hal yang lumrah, maka saya menganggap itu sebagai bentuk keprihatinan Kang Ibing terhadap situasi di masyarakat. Bagaimana tidak? Tanda baca titik dan koma pasti sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Artinya kata "anjing" dan "goblog" pasti sering terucap dari mulut orang sunda ketika sedang mengobrol. Berikut ini kalimat yang saya buat sebagai ilustrasi.
"Listrik padam tiga kali sehari, udah kaya minum obat aja"
"Sering amat ngucapin anjing dan goblog, udah kaya tanda baca aja"
Kira kira seperti itulah ilustrasinya. Jadi Kang Ibing meyatakan kata "anjing" dan "goblog" sebagai tanda baca karena kata-kata tersebut sering terucap dari mulut orang Sunda. Lalu,kenapa beliau harus khawatir dengan hal seperti itu? Jika dipikir lebih dalam, masuk akal juga mengapa kita harus prihatin dengan fenomena itu. Banyak sekali hadits yang menerangkan bahwa lisan itu sangat berbahaya. Salah satunya adalah :

1511. Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya ia mendengar Nabi s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya seorang hamba itu berbicara dengan suatu perkataan yang tidak ia fikirkan -baik atau buruknya-, maka dengan sebab perkataannya itu ia dapat tergelincir ke neraka yang jaraknya lebih jauh daripada jarak antara sudut timur dan sudut barat." (Muttafaq 'alaih) Makna yatabayyanu ialah memikirkan apakah perkataannya itu baik atau tidak.
*hadits lainnya cek di :link ini
Dari hadits di atas kita bisa pahami betapa bahayanya lisan yang tidak terjaga baik dari perkataan yang buruk berupa umpatan atau celaan maupun ghibah atau fitnah. Ingatlah firman Allah ”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf [50] : 18).

Menurut Imam Al Ghazali, akhlak itu adalah respon spontan terhadap suatu kejadian. Kalau respon spontan kita itu yang keluar adalah kata-kata yang baik, mulia, berarti memang sudah dari dalamlah kemuliaan kita itu. Sebaliknya kalau kita memang sedang dikalem-kalem, tiba-tiba terjadi sesuatu pada diri kita, misalnya sandal kita hilang, atau ada orang yang menyenggol, mendengar bunyi klakson yang nyaring lalu tiba-tiba sumpah serapah yang keluar dari mulut kita, maka lemparan yang keluar sebagai respon spontan kita itulah yang akan menunjukkan bagaimana akhlak kita. (Huda Achmad)

Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa apa yang sering kita ucapkan akan keluar ketika sakaratul maut. Walaupun kisah itu belum jelas asli atau rekayasa, saya mencoba mengambil hikmahnnya saja. Dikisahkan seorang petugas menemukan fenomena yang berbeda dalam dua buah kecelakaan. Pada kecelakaan yang pertama korban tidak mampu mengucapkan syahadat, dia malah menyanyikan lagu di akhir hidupnya. Sedangkan pada kecelakaan kedua korban melantunkan ayat Al Quran. Kisah lengkapnya ada di sini

Ingatlah bahwa setiap anggota tubuh kita akan menanggung konsekuensi dari apa yang dilakukannya di dunia, tidak terkecuali mulut kita. Bagi sebagian orang yang masih menganggap bahwa kata "anjing" dan "goblog" sebagai hal yang lumrah dan sepele, perhatikan firman Allah “Kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (QS. An Nur [24] : 15).

Mari kita ganti ucapan-ucapan kotor itu dengan dzikrullah. Ucapan yang ringan namun mampu menambah timbangan amal kita untuk bekal di akhirat kelak. Ucapkanlah subhanallah, alhamdulillah, laa ilaaha illallah, dan allahu akbar dalam keseharian kita. Untuk keterangannya silakan baca di sini.


Andre Tauladan

Sabtu, 11 Januari 2014

Jatuh cinta? Ah, yang bener...

gambar jatuh cinta

Kalo ada cowok lagi "deket" ama cewek, biasanya hati mereka berbunga-bunga. Perasaan dunia hanya milik berdua itu kadang berlaku buat orang seperti mereka. Yah, itu terjadi karena pikiran mereka lagi nggak sadar alias segala keinadahan itu terjadi di alam bawah sadar mereka. Namanya alam bawah sadar ya berarti saat mengalami itu mereka sedang tidak bisa mengontrol diri mereka sendiri. Dan kondisi seperti itu buat sebagian ABG dianggap perasaan jatuh cinta. Tapi apa bener itu adalah cinta? Hm...

Witing tresno jalaran soko kulino. Datangnya cinta itu karena sering bertemu. Selanjutnya dari yang nggak kenal jadi kenal, mulai tuker-tuker nomor hape, pin bebe, dan terus pedekate. Kamu sms dia, dia sms kamu. Kamu ping dia, dia ping kamu. Lanjut deh ke tahap selanjutnya. Witing tresno jalaran soko kuliner. Dari cuma smsan, mulai ngajak jalan. Dari sekedar jalan jadi makan-makan. Hati pun tak bisa kau kendalikan. Apakah itu cinta? Hm...

Ngabisin waktu di depan laptop atau komputer. Liat dia online senengnya kebelinger. Chating sama dia, kirim-kirim smiley, ketawa-ketawa sendiri persis orang kesambet. Apa itu cinta? Hm...

Lanjut... Beda tempat tapi serasa bersama. Terpisah jauh tapi kerasa deket. Orangnya nggak ada tapi seolah ada. Senyum sendiri, persis seperti orang gila. Itukah yang namanya cinta? Hm....

Persepsi yang salah tentang cinta membuat banyak orang rusak. Banyak cewek yang nggak percaya diri cuma gara-gara persepsi cinta yang salah. Mereka ngerasa wajahnya jelek, mereka nggak punya rasa percaya diri cuma karena nggak pernah punya pacar. Akhirnya pas ada cowok yang bilang "ih kamu cantik deh" dia nggak percaya. Mikir seharian "apa bener aku cantik?". Gara-gara nggak percaya diri dia ngerasa nggak akan ada orang yang suka, nggak akan ada orang yang mau, nggak akan ada orang yang mau nikah sama dia, dan sebagainya dan sebagainya.

Cowok juga gara-gara persepsi cinta yang salah malah bikin hidup orang lain rusak. Di saat cowok nggak punya temen, nggak punya hubungan spesial, nggak punya sahabat, mereka cenderung ingin mencari sesuatu yang beda. Akhirnya dia mulai ngedeketin cewek sampe akhirnya ada yang deket. Terus dia ngelamunin cewek itu, sering kepikiran, mulai ada rasa kangen, yang ginian mereka sebut cinta. Itu bukan cinta, itu cuma hormon yang bergejolak. Percaya deh!

Bayangin! Hey cowok! Bayangin kalo cewek yang sering dilamun-in itu gendut banget, beratnya lebih 50kg dari berat badan dia sekarang. Bayangin cewek itu kena luka bakar di tangannya.  Bayangin kalo cewek itu kupingnya nggak ada sebelah, atau gimana, atau gimana. Apa masih tetep cinta? Atau bakal nyari cewek lain lagi yang nggak punya kekurangan? Jadi, masih tetep nyebut lamunan itu sebagai cinta? Bukan! Itu mah cuma hormon kalian aja yang lagi bergejolak.

Gejolak hormon, itulah yang sering kalian sebut sebagai perasaan cinta. Kisah yang seharusnya bisa menjadi hubungan yang indah, yang seharusnya jadi suatu ikatan yang lama.

Yah, semua itu juga gara-garanya aktor-aktor yang pada tampil di tv. Aktor-aktor yang bertingkah seperti orang bodoh. Mulai dari sinetron hingga lagu-lagu galau melankolis yang seharusnya mereka itu dirawat aja di lembaga pemasayarakatan atau pusat rehabilitasi provinsi. Soalnya perilaku mereka yang merusak itu gampang banget nular ke masyarakat, dan hal ini membahayakan.

Cewek-cewek di tivi ngemurah-murahin diri mereka ke cowok. Cewek sukanya cari perhatian cowok ganteng. Dan yang gitu disebut cinta.

Terus harus gimana? Nggak boleh gitu suka sama orang cantik / ganteng? Siapa bilang? Boleh kok. Tapi kita punya agama. Agama islam punya solusi buat kalian biar kalian bisa bebas dari konsep cinta yang rusak yang dicontohkan oleh orang-orang di tivi itu.

Konsep islam tentang cinta jauh lebih sempurna. Dalam islam, bukan kamu nggak boleh nikah sama orang yang kamu suka. Justru boleh, malah harus. Harus ada rasa suka sama pasangan. Ikatan cinta dalam pernikahan itu adalah ikatan yang harus bertahan lama. Gimana mau lama kalo nggak ada rasa suka?

Tapi dalam islam, ada aturannya, ada tatacaranya yang harus kalian patuhi. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Yah, ibaratnya kamu punya adik perempuan, kalo ada cowok yang ngedeketin kamu juga kan nggak akan asal nerima aja. Setidaknya kamu liat-liat cowok itu bagus atau nggak menurut 'persyaratan' kamu.

Kalo kamu nggak bisa mematuhi aturan Islam, STOP! Udahin hubungan kamu sama si dia. Yah, mungkin aja hubungan kamu itu tersembunyi, nggak ada orang yang tahu. Tapi Allah tahu!

Mungkin setelah baca tulisan ini ada sedikit orang yang sadar lalu berfikir "saya harus menyudahi hubungan saya sama dia". Tapi setelah mikir gitu dia ngirim inbox atau sms ke ceweknya "Say, maaf hubungan kita harus di sudahi. Kita belum memenuhi syarat untuk menjalin hubungan". Lah! Mau nyudahin hubungan kok malah ngirim sms / inbox dulu, pake "say" lagi. #wasem. Jangan ngirim sms! Jangan ngirim pesan via FB! Kalo kamu kaya gitu, sama aja kamu ngarep respon dia, nunggu balesan dia. Lucu!

Setelah kamu ngirim inbox itu terus dia ngebales, akhirnya terjadi percakapan.
+ kita harus sudahi hubungan kita
- iya, sebaiknya memang harus disudahi
+ ya, kalo begitu udahan aja
- iya, udahan aja
Woy! kalo mau udahan, ya udahan aja. Nggak usah ngirim inbox segala macem. Kalo kaya gitu mah akhirnya bakal terus-terusan aja saling sms, inbox, dsb. dsb.

Nggak apa-apa kok kalo suma sama cewek suka sama cowok ganteng. Nggak apa-apa kalo cowok sama suka cewek cantik. Nggak apa-apa kalo akhwat suka sama ikhwan, atau sebaliknya. Justru kalo nggak suka itu harus dipertanyakan. Perasaan suka itu fitrah dari Allah. Itu bukan perbuatan dosa kok. Perasaan suka itu nggak haram, yang penting kita bisa ngontrol, kita mau ngontrol. Agama kita ngajarin kita buat mengendalikan perasaan suka itu. Agama kita mengajarkan kita untuk bisa mengendalikan diri.

Kalo kamu nggak bisa ngendaliin diri di satu aspek, yah di aspek lain juga kamu nggak akan bisa ngendaliin diri. Kalo kamu nggak bisa ngendaliin nafsu kamu biasanya juga kamu nggak bisa ngendaliin amarah kamu. Cowok, gak usah deh tebar pesona. Cewek, gak usah deh senyum-senyum ama kita. Kalo lagi ketemu, ngobrol seperlunya. Janganlah kalian ketawa-ketiwi sampe kedengeran ama cowok yang bisa bikin cowok tertarik. Udah, cowok ama cewek yang bukan mahram itu jangan deket-deketan. Bahaya!

Jangan banyak alesan. Kalo dibilangin terus ngejawab "dia cuma temen kok". Atau ngejawab "Dia itu udah seperti kakak buat saya". Jangan suka ngekhayal, kalo bukan kakak ya berarti bukan!

Jadi, apa bener pas kalian sering kebayang si dia itu berarti kalian lagi jatuh cinta? Pikir lagi deh.
Anda pinter bahasa inggris? Nggak ngerti tulisan saya ini? Nih videonya biar lebih ngerti. hehe.

Andre Tauladan

Jumat, 24 Mei 2013

Baca Tulis Baca Tulis

Ayam bertelur - telur jadi ayam - ayam bertelur - telur jadi ayam

Baca buku buat bikin tulisan, dari tulisan yang kurang mau ga mau harus baca buku lagi. Yah, muter aja gitu masalah baca tulis mah. Apa yang kita baca bisa aja kita lupa kalo nggak ditulis, apa yang kita tulis bisa jadi pengingat kalo kita baca. ^__^

Pusing memang jika hanya berputar-putar di satu lingkaran yang jaraknya sama saja. Tetapi tidak akan pusing jika lingkaran itu spiral. Bentuk spiral ini bisa mengecil atau membesar, dalam konteks baca  tulis, spiral yang dimaksud adalah spiral yang membesar. Dalam membuat satu tulisan diperlukan sebuah ilmu (jika tidak ingin dibilang bodoh), walaupun tulisan itu bukan suatu karya ilmiah. Apa yang dibaca?

Sebagian orang mungkin tidak suka membaca buku, ada yang suka membaca artikel di internet atau bahkan tidak suka membaca tulisan sama sekali. Bacaan bukan sekedar teks ya bro, sis, cang, cing. Dalam membuat sebuah tulisan diperlukan kerangka berfikir, nah fikiran inilah yang kita gunakan sebagai pena dan pengalaman kita sebagai tintanya. Anggap saja sama, seorang penulis yang banyak membaca buku adalah hasil pengalamannya membaca buku. Jadi buat yang nggak baca buku berarti dari pengalaman sehari-hari.

Nggak salah kalo ada yang bilang salah satu cara biar otak kita encer dalam menulis itu adalah baca catatan kemana-mana. Bisa aja di perjalanan ke rumah atau ke sekolah kita menemukan sesuatu yang menarik yang ingin diceritakan kepada orang lain tetapi kemudian lupa karena tidak dicatat. Terserah nantinya akan diceritakan dalam bentuk tulisan atau lisan, tapi menulis (mencatat) itu penting.

Para ilmuwan baik islam maupun barat, bisa dikenal karena penemuan mereka dituliskan. Seandainya Isaac Newton hanya mengingat saja atau menyampaikan melalui lisan tentang hukum gravitasinya, yah MUNGKIN dia ga akan dikenal sampe sekarang. Bahkan dengan tulisan juga-lah diketahui bahwasanya Newton itu bukan orang pertama yang menemukan hukum gravitasi. Itulah gunanya tulisan. Lha wong motivator juga dibayar mahal saat dia tampil dipanggung, tapi selanjutnya dia menganjurkan peserta seminar buat beli buku mereka. Kenapa? ya iyalah, tampil dipanggung itu maksimal dua jam. Pulang dari situ ada peserta ada yang udah lupa apa yang disampaikan sama pemateri, ada yang langsung lupa ada yang lupa setelah beberapa waktu. Jadi kesimpulannya, NULIS ITU PENTING walaupun nggak semua yang ditulis itu hal penting. gitu aja dulu ah.. >_< babai,,,
Andre Tauladan

Jumat, 22 Maret 2013

Gengsi Bisa Mengotori Iman

gengsi mengotori iman
Gambar : ngawikuramah.blogspot.com
Gengsi istilah keren dari kata "martabat" atau "harga diri" adalah satu kata yang lumayan berpengaruh dalam kehidupan anak muda jaman sekarang. Si Gengsi ini seringkali jadi temen deketnya remaja, anak muda, atau mahasiswa yang idupnya selalu pengen gaul. Bahkan si Gengsi ama si Gaul ini bisa dibilang masih sodara. Banyak anak muda ngerasa gengsi kalo kagak gaul.

Sebenernya (mungkin karena keterbatasan mereka juga) anak muda jaman sekarang udah ngesalah artiin kata gaul. Menurut mereka gaul itu ngikutin gaya idup para artis, mulai dari dandanan, sampe jalan-jalan. Kenapa gengsi bisa ngotorin iman, karena gara-gara gengsi bisa-bisa anak muda pada ngorbanin keimanan. Misalnya ada anak muda masih pelajar atau mahasiswa, dia sekolah atau kuliah di satu tempat yang orang-orangnya itu mayoritas pada kagak bener dan karena dia sendiri yang beda akhirnya dia ikut-ikutan. Misal temen-temennya pemabuk, terus karena gengsi akhirnya dia bisa ikut-ikutan.

Ada lagi gara-gara gengsi orang bisa rela mati-matian buat dapetin sesuatu. Di China, mahasiswa rela kredit buat dapetin iPhone, nggak tanggung-tanggung jumlahnya ada sekitar 20 ribu. WOW BANGET KHAN? Demi gengsi. Padahal buat naikin gengsi atau martabat atau harga diri bukan gitu caranya. Ada cara yang lebih positif misalnya menjadi pengusaha yang sukses. Tapi sekali lagi saya bilangin bahwa anak muda jaman sekarang udah salah paham tentang gengsi sehingga jaman sekarang gengsi itu memiliki konotasi negatif. Sayang banget karena salah paham sebagian besar orang, si gengsi yang disalahin. Haduh.. gengsi..gengsi..

Sebenernya masih banyak banget hal-hal negatif yang dikaitin ama gengsi, tapi kalian pasti ngerti lah. Kan udah pada gede. So, jadiin gengsi itu sesuatu yang bisa ningkatin kualitas diri kalian, bukan nurunin kualitas diri kalian. Deal???
Andre Tauladan

Sabtu, 16 Maret 2013

Bangkit Dari Kegagalan


"Bangkit". Ini adalah kata yang harus selalu kita ucapkan, bahkan kalau perlu kita teriakkan ketika kita mengalami kegagalan. "Bangkit" adalah kata untuk kita yang sedang terpuruk, untuk kita yang sedang bersedih, untuk kita yang sedang putus asa, untuk kita yang sedang patah hati, dan untuk kitayang sedang kehilangan semangat.

"Bangkit!" adalah jawaban untuk sebuah kegagalan; ketika kenyataan tidak sesuai harapan. Bukannya berhenti mencoba dan pasrah-menganggap diri sendiri sebagai orang yang gagal, tapi bangkitlah! Mulailah langkah yang baru dan terapkan determinasi diri. Kita tunjukkan keteguhan hati kita, konsisten dengan apa yang sedang kita tuju, dan tidak berhenti sebelum berhasil.

Kita mengalami kegagalan bukan untuk menjadi orang yang gagal, kecuali kita berhenti mencoba, berhenti melangkah dan menghapus mimpi indah kita. Kita gagal untuk belajar sangat banyak hal dari kegagalan itu sendiri. Kita gagal untuk bangkit lagi. Kita gagal untuk mencoba lagi. Kita gagal untuk sukses!

Tanpa kegagalan, kita akan sulit dan jarang mau menyelami diri sendiri. Mau berusaha mengenal siapa diri kita yang sesungguhnya; mengetahui kelemahan dan kelebihan diri kita yang sebenarnya unik. Dan pada akhirnya kita jadi tahu apa tujuan hidup kita yang sesungguhnya; tujuan hidup kita yang teragung. Bukan hanya menjalani hari demi hari sebagai sebuah rutinitas, tapi sebagai karya terbaik untuk kita persembahkan; tidak hanya untuk hidup di dunia ini, tapi juga untuk kehidupan yang abadi di akhirat kelak"

Keep Smile, Keep Istiqamah
Andre TauladanSucikan Hati Dari Penyakit Hati

Senin, 03 Desember 2012

Keh3b4tan anAk 4LaY

Hehe... sekali-sekali bikin postingan tentang alay nggak apa-apa kan? Ini bukan fenomena baru lho, tapi memang belum berakhir fenomena seperti ini, jadi tidak ada salahnya mengulas topik tentang 4laY-isme. ^__^

Berbicara tentang alay, berikut ini saya kutip beberapa definisi alay menurut para ahli, saya ambil dari kompas ya. :)

Menurut Koentjara Ningrat:

“Alay adalah gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya. Diharapkan Sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar”

Menurut Selo Soemaridjan:

“Alay adalah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa lebih keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu.”

Menurut pakar psikologi Septiani Sanusi, fenomena alay yang terjadi di kalangan ABG sekarang adalah sesuatu yang normatif dalam sudut pandang psikologi.

“Usia praremaja dan remaja adalah usia di mana mereka sedang senang-senangnya bereksperimen dengan banyak hal baru, terutama yang bisa dianggap lucu, aneh, mengagumkan, membingungkan, serta memiliki rahasia yang hanya dipahami kelompoknya. Mereka (ABG) masih dalam proses pencarian jati diri, dan mereka secara alamiah akan berubah dengan sendirinya ketika mereka telah dewasa,” ujarnya.

Sedangkan menurut Erin Myers (psikolog Universitas Western Carolina University), “Spesies alay adalah kumpulan anak-anak yang memiliki ciri khas di luar kebiasaan orang normal. Gaya busana pun serampangan, sehingga acap kali bertabrakan dari baju dan celana. Tak hanya itu, komunitas alay pun identik dengan foto-foto dari sisi yang tak jelas.”(lham, Kompas)
Sekarang coba periksa diri sendiri, apakah anda termasuk dalam 'spesies' 4LaY atau bukan? Jika iya, sebaiknya segera 'bertobat' atau 'berobat' agar ke-alay-an itu segera lenyap dari diri anda. Mengapa alayisme harus dilenyapkan dari muka bumi? Karena keberadaan sifat alay benar-benar sangat mengganggu kehidupan orang normal. Contoh simplenya adalah dalam penulisan sms, ketika orang alay mengirimkan sms kepada orang normal, maka orang normal itu setidaknya membutuhkan waktu dua kali lebih lama dari pada membaca sms dari orang normal juga. Itu hanya salah satu contoh, banyak kerugian yang disebabkan oleh orang alay, anda bisa baca di Kompasiana.

kondisi alay

Nah sekarang kita masuk topik utama. Keh4b4tan anAk 4LaY. Ada beberapa 'kehebatan' dari mereka yang tidak bisa dipungkiri. Kehebatan mereka adalah :
1. Mereka punya kemampuan otak yang bagus. Iya kan? mereka bisa dengan lancarnya membaca tulisan kombinasi huruf kapital dan huruf kecil, angka, dan simbol. $ep3Rti tuLi$4n iNi. Selain lancar membaca, mereka juga lancar menulisnya. Karena kalo smsan sama anak alay, mereka bisa membalas sms secepat kilat, tentunya dengan ragam tulisan khas mereka. Namun kehebatan ini selalu mereka gunakan hingga bisa membuat guru marah ketika anak-anak alay ini mengisi soal ujian dengan tulisan 4LaY.
2. Mereka punya komunitas yang besar. Jumlah anak alay saat ini bisa dianggap lebih banyak daripada anak normal. Jika dilihat dari profil facebooknya, misalnya di fanspage tertentu, contohnya komunitas jempolers, perbandingan posting anak alay dibanding anak normal bisa dibilang 80 : 20. haha. (perhitungan asal tebak, kalo mau pasti, itung aja sendiri, males gue ngitung ratusan orang). Tentang kehebatan ini, masalahnya adalah kalo ada orang tua punya empat anak, berarti 3 orang anaknya adalah alay, bisa repot nih orang tua. Pas sms anaknya "lagi di mana nak?" anaknya jawab "uggiiee cmma tmmuunddhh".
3. Mereka ini lebih kuat mental daripada motivator. Mario Teguh, motivator nasional yang sangat super, sangat tidak suka sama orang alay, dalam satu kontes, beliau memberikan beberapa syarat, salah satunya adalah dilarang menggunakan nama alay. Orang-orang normal yang berteman dengan orang alay di facebook biasanya nggak akan bertahan lama, kalo ada teman alay di fesbuknya dan membuat status galau khas mereka dengan intensitas tinggi (semenit dua kali misalnya), maka orang itu akan segera menghapus orang alay itu dari daftar teman facebooknya.
4. Orang alay tingkat percaya dirinya tinggi. Kalo orang normal sih biasanya yang wajahnya pas-pasan suka minder, jarang mereka pasang foto asli. Tapi kalo orang alay, walaupun wajah mereka dibawah pas-pasan, mereka biasanya punya ratusan atau ribuan foto di album facebooknya. Hal ini pula yang menjadi alasan bagi orang normal untuk meremove orang alay. xixixi.

Kehebatan-kehebatan orang alay yang saya tuliskan di atas adalah pendapat saya pribadi. Saya telah meremove banyak teman alay dari facebook saya gara-gara saya tak sehebat mereka. wakakaka... udah ah...

eh tambahan nih,, buat yang pengen liat yang alay2.. saya tambahin gambarnya eeeaaa????
$3lenGk4pnya c4Ri d1 go06l3. :p

Andre Tauladan

Sabtu, 17 November 2012

Pasangan Jiwa, Adakah???

pasangan jiwa

....Kadangkala aku berkhayal seorang di ujung sana juga tengah menanti tiba saatnya. Begitu ingin , berbagi batin, mengarungi hari, yang berwarna, dimana dia pasangan jiwaku? ku mengejar bayangan, kian menghilang, penuh berharap... (Katon Bagaskara)

Bait-bait lagu "Pasangan Jiwa" yang cukup melankolis tadi, agaknya cukup disukai para lajang yang belum beruntung menemukan pasangan yang "pas". Dalam batin mereka acap bertanya-tanya: Siapakah seseorang diantara milyaran manusia di bumi ini yang kelak akan hidup bersamanya? Dimanakah seseorang itu berada? Kapankah ia akan menemuinya?

Sayangnya, ketika sudah mendapatkan seseorang pun, para lajang ini terkadang malas membuat komitmen. Alasannya, mereka belum yakin seratus persen bahwa pasangan yang bersamanya saat ini adalah seseorang yang tepat untuknya. Sebagian, bahkan merasakan seolah masih ada seseorang yang lebih tepat untuknya "melayang-layang" di luar sana. Hanya saja ia belum menemukannya. Tapi, sampai kapan..?

Begitukah friends? Benarkah ada yang disebut dengan soul mates, "pasangan jiwa" bagi tiap manusia di muka bumi ini? Apakah Anda percaya dengan apa yang disebut pasangan jiwa? Atau bisakah kita memiliki pasangan jiwa lebih dari satu di dunia ini? (Banyak pertanyaan ya…)

Sejumlah pakar kejiwaan percaya bahwa di dunia memang terdapat hubungan antara dua pasangan jiwa, dua jiwa yang ditakdirkan menyatu dengan kuat satu sama lain sepanjang waktu. Konon, dengan kehadiran pasangan jiwa ini, Anda akan merasakan benar-benar dicintai, benar-benar aman dan benar-benar dipahami.

Lantas bagaimana Anda mengetahuinya? Sejumlah teman mengatakan, "Ya pokoknya terjadi begitu saja, Kita tahu hanya dengan melihatnya. Dengan menggunakan perasaan." Tapi, perasaan macam apa? Psikolog Barbara De Angelis menggambarkan bahwa ketika Anda berjumpa pasangan jiwa Anda, Anda akan merasakan seolah-olah Anda ingin selalu bersamanya, tidak hanya hanya dalam kehidupan di dunia ini, tapi untuk selamanya. (dahsyat ya…).

Pertemuan tersebut, akan begitu saja memadamkan api kerinduan yang lama terkurung dalam hati Anda, sampai Anda berhasil bertemu satu sama lain. Suatu kerinduan istimewa yang tidak akan mampu dipuaskan oleh hubungan yang biasa mana pun juga.

"Untuk setiap saat, setiap menit waktu yang Anda luangkan bersamanya, Anda akan merasakan seolah "pulang ke rumah"" katanya.

Bagaimana kalau Anda tidak merasakannya?


Jawabannya ada pada hasil riset. Penelitian terbaru mengatakan: Andaikan Anda belum menemukan seseorang yang begitu sempurna yang bisa disebut sebagai pasangan jiwa, Anda masih dapat berkeyakinan menemukan seseorang.

Bagaimana caranya? Dengan berusaha tentu saja. Laki-laki dan perempuan, sebaiknya mengembangkan perasaan bahwa pasangan mereka pada dasarnya adalah gambaran diri, hakekat jiwa mereka sendiri, dan lebih memfokuskan hubungan pada kesamaan yang ada ketimbang perbedaan. "Dengan menerima seseorang sebagai diri Anda, seseorang yang akrab dengan Anda. Perasaan bahwa Anda memiliki spirit yang sama, pokoknya seseorang yang mirip dengan Anda-lah, dengan begitu Anda akan mengetahui dan memahami mereka sebagaimana dia adanya," kata Sandra L Muray, peneliti dari the State University of New York .

Tentunya, dengan memahami orang lain seperti Anda memahami diri sendiri, membuat Anda memahami pula segala kekurangannya. Seperti halnya Anda memaklumi kekurangan diri sendiri. Perkawinan-perkawinan abadi seringkali masuk kategori ini. Khususnya perkawinan yang menyisakan rasa damai dan kebahagiaan pada akhir kisahnya.

Dikatakan Barbara, hubungan kasih sayang yang berkaitan dengan pasangan jiwa ini tidak selalu diisi dengan hubungan emosional yang spontan, bergairah, dan mendebarkan sepanjang waktu. Kadang kita tidak menemukan pasangan yang tepat dengan begitu saja. Diperlukan sedikit usaha agar pasangan jiwa ini menuju tingkat saling mencari kecocokan dan memahami satu sama lain, sehingga tercipta hubungan yang kokoh.

Apakah selalu berupa hubungan yang abadi ?


Konon tidak ada satu hal pun di dunia ini yang terjadi secara kebetulan, kadangkala dua orang terseret jauh dalam masalah-masalah kehidupan ini secara bersama-sama. Menurut Barbara, setiap hubungan yang terjadi antar manusia pasti memiliki tujuan tertentu. Maka, bukan kebetulan pula bahwa dua orang tertentu terlibat dalam suatu hubungan kasih sayang.

Masing-masing orang di dunia ini, menurutnya, akan menemukan pasangan jiwanya sendiri-sendiri. Bisa dengan cara yang cukup mudah, namun kadangkala harus melalui peristiwa yang sangat dramatis dan mendebarkan.

Bisa saja seseorang memiliki pasangan jiwa lebih dari satu, sebab tidak selalu hubungan kasih sayang itu berlangsung selamanya. Satu hal yang pasti, apakah hubungan itu hanya berlangsung selama satu minggu, apakah pasangan tersebut hanya hidup bersama selama satu tahun, atau limapuluh tahun? Tujuannya tetap sama mereka menjadi manusia, menjadi pasangan jiwa yang saling menyayangi pada masanya.

Mereka kadang datang sebagai sahabat, sebagai kekasih. Orang yang datang dalam kehidupan Anda tepat ketika Anda membutuhkan kasih sayang. Bisa saja ia hanya mampir sebentar menemui Anda, dan kemudian bergerak terus untuk menemui seseorang yang lebih tepat dan cocok dengannya. Demikian juga Anda. Namun, setiap pasangan yang saling menyayangi –entah itu akan abadi atau tidak- pada dasarnya adalah pasangan jiwa. Bagaimana dengan pasangan jiwa yang abadi?

Beberapa ajaran agama mengatakan bahwa setiap manusia bisa memiliki beberapa pasangan jiwa yang abadi. Sementara ajaran-ajaran lainnya, mengatakan bahwa hanya ada satu pasangan jiwa abadi dalam diri setiap pasangan, selama hidupnya.

Yah, apapun yang mereka katakan, kalau saat ini Anda sudah bertemu pasangan jiwa Anda, sebaiknya Anda tidak usah peduli apakah ada jiwa lainnya yang melayang-layang di alam semesta ini menanti saatnya bertemu. Yang paling penting bagi Anda adalah berikanlah kasih sayang pada pasangan Anda, tanpa syarat. "Kalau engkau begini, maka aku akan menyayangimu," itu bukanlah kasih sayang.

Kasih sayang, menurut penulis Andrew Matthews berarti menerima orang lain apa adanya. Menyayangi dengan mencari kebaikan dalam dirinya. Dan jika Anda bisa melakukannya terus menerus, Anda dijamin akan memperoleh kebahagiaan bersama pasangan Anda. Tanpa perlu repot menghabiskan energi memikirkan diakah pasangan jiwa yang dikirim Tuhan untuk Anda. Begitu kawan..?

Andre Tauladan | Gus Ulil

Minggu, 02 September 2012

Anak Zaman Sekarang (Mayoritas)

-Pacarnya sakit khawatir tpi Ibunya sakit cuek

-Pacarnya Ulang tahun di kadoin tpi Ibunya Ulang tahun BOMAT

-Pacarnya belum makan di ingetin tpi Ibunya belum makan biasa aja

-Pacarnya marah sedih tpi Ibunya marah balas marah

-Btuh pacar setiap waktu tapi butuh Ibu klo ada Maunya

Tapi klo lagi begini:

-Lagi sakit Manggil IBU
-Lagi sedih ke IBU
-Di marahin ayah ngadu ke IBU
-Minta apa saja bilangnya ke IBU

-Giliran IBU meninggal baru NANGIS!!!

BY:GUS ULIL
Andre Tauladan

Selasa, 21 Agustus 2012

Karena Aku, Dia, Mereka Tak Seshalih yang Engkau Kira

Benar bahwa tidak sedikit ikhwan dan akhwat menikah berawal dari FB. Bukan menikahnya yang salah, hanya saja bermula dari lebai-nya (ghuluw) dalam comment, chat, dan message inbox yang membuat hati ternoda.
Di dunia maya pun ada banyak individu (ikhwan/akhwat) yang tak sadar telah menjadi buaya dunia maya. Hendaknya kami dan antum mengualitaskan ketakwaan di manapun berada. Jika tidak maka syaitan sedang dan akan selalu terbahak-bahak. Cobalah menelusuri dialog ringan berikut.
Ikhwan: ”kedatangan saya ke rumah bapak untuk berniat baik yaitu melamar puteri bapak. Saya ingin menikahi puteri bapak.”
Bapak: ”Apakah niat saudara sudah mantap?”
Ikhwan: ”sudah, pak”
Bapak: ”saudara kenal dimana dengan puteri saya?”
Ikhwan: ”saya kenal dengan puteri bapak di Facebook.”
Kembali kami pertegas, jika hubungan pasutri berakhir dengan perceraian berawal dari FB maka tak sedikit bunga-bunga asmara memekar di taman dunia maya yang berlanjut ke pelaminan. Namun setelah menikah, didapati bahwa pasangannya yang terjalin dari cinta dunia maya ternyata jauh dari kriteria yang diharapkan dari segi agama dan akhlak.

Sebelumnya kami hanya membaca nasihat seperti ini di dunia maya. Akan tetapi setelah mendengar dan melihat langsung, dan kasusnya bermodus sama, kami melihat bukti langsung bagaimana seorang laki-laki dan wanita yang sudah mengenal agama dengan manhaj yang benar berdasarkan pemahaman sahabat malah terjerumus dalam hal ini. Padahal mereka mengetahui bagaimana cara yang benar mencari jodoh yaitu dengan ta’aruf yang syar’i. Oleh karena itu kami mencoba mengangkat tema ini.

>>Lemah Iman Umumnya

Mungkin awalnya tak bermaksud mencari jodoh, akan tetapi lemahnya iman yang membuatnya bermudah-mudah berhubungan dengan cara tak halal, padahal mereka sudah mengetahui ketetapan syar’i dalam bergaul. Inilah fenomena yang sering terjadi belakangan ini, wanita dibalik hijabnya yang tertutup rapat tetapi hijab kehormatannya tidak tertutup dibalik e-mail, inbox dan wall FB, beserta fasillitas dunia maya lainnya.
Begitu juga dengan laki-laki dengan penisbatan mereka kepada, “as-salafi”, “al-atsari” dengan hiasan-hiasan status dan link berbau syar’i, akan tetapi sikap dan wara’-nya tidak menunjukkan demikian.
Hubungan laki-laki dengan wanita yang berujung cinta adalah kebahagiaan hati terbesar bagi manusia terutama pemuda, lebih-lebih bagi mereka yang belum pernah mecicipi sama sekali. Maka ketika bisa merasakan pertama kali, sebagaimana berbuka puasa, sangat nikmat dan bahagia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
للصائم فرحتان : فرحة عند فطره و فرحة عند لقاء ربه
“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak”[1]

Mereka yang sudah paham tentang ketetapan syar’i dalam beretika kepada lawan jenis tentu tak leluasa melakukannya di dunia nyata, baik karena tidak ada kesempatan ataupun malu jika ketahuan. Akan tetapi kedua hal ini hilang dan meluntur ketika berkecimpung di dunia maya. Mulai dari cara halus dengan menyindir dan terseret ke arah cinta tak halal sampai dengan cara terang-terangan.
Ketika mereka merasakan nikmatnya asmara yang berbunga-bunga maka lemahnya iman tak mampu membendung. Terjalinlah cinta yang tidak diperkenankan syariat bahkan tak sedikit mengarah ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

>>Terkesan Shalih dan Shalihah di Dunia Maya

Jangan langsung terburu-buru menilai seseorang alim atau shalih hanya karena melihat aktifitasnya di dunia maya. Sering mengupdate status-status agama, meshare link-link agama dan terlihat sangat peduli dengan dakwah. Hal ini belum tentu dan tidak menjadi tolak ukur keshalihan seseorang. Dan apa yang ada di dunia maya adalah teori, bukan praktek langsung.
Bisa jadi sesorang sering menulis status agama, menautkan link syar’i tetapi malah mereka tidak melaksanakannya dan bahkan melanggarnya, apalagi ada beberpa orang yang bisa menjaga image alim di dunia maya, pandai merangkai kata, pandai menjaga diri dan pandai memilih kata-kata yang bisa memukau banyak orang.
Tolak ukur penilaian keshalihan seseorang secara dzahir adalah takwa dan akhlaknya yang langsung bisa dinilai dan dilihat di dunia nyata, bukan menilai semata-mata bagaimana teorinya di dunia maya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Iringilah kejelekan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” [2]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy rahimahullahu menjelaskan hadist ini,
فمن اتقى الله و حقق تقواه, و خالق الناس غلى اختلاف طبقاتهم بالخلق الحسن
: فقد جاز لخير كله, لآنه قام بجق الله و حقوق الغباد,
ولآنه كان من المحسنين في عبادة الله, المحسنين إلى عباد الله
“Barangsiapa bertakwa kepada Alloh, merealisasikan ketakwaannya dan berakhlak kepada manusia -sesuai dengan perbedaan tingkatan mereka- dengan akhlak yang baik, maka ia medapatkan kebaikan seluruhnya, karena ia menunaikan hak hak Alloh dan Hamba-Nya.”[3]

>>Tak Menunaikan Amanat ilmiah

Ada juga yang ingin nampak alim dan berilmu di dunia maya dengan niat yang tidak ikhlas [Alhamdulillah ini cukup sedikit]. Selain cara-cara di atas seperti update status agama setiap jam, menaut link beberapa kali sehari, membuat note setiap hari [waktunya sangat terbuang di dunia maya]. Ada cara lainnya yaitu tidak melakukan amanat ilmiah, misalnya:
-Membuat note hampir tiap hari dengan copas dari tulisan orang lain tetapi tidak mencantumkan sumber sehingga orang menyangka dialah yang menulisnya.
-Membuat note dengan copas dari tulisan lainnya, kemudian mengubah-ubah sedkit atau menambah komentar sedikit kemudian menisbatkan tulisan pada dirinya.
Dan masih banyak contoh yang lainnya, silahkan baca Menunaikan Amanah Ilmiah dan Jujur Dalam Tulisan (http://muslimafiyah.com/menunaikan-amanat-ilmiyah-dan-jujur-dalam-tulisan.html)
Maka tidak heran ada yang mengaku pernah bertemu dengan seseorang yang di dunia maya terkesan sangat alim dan berilmu. Namun tatkala bertemu di dunia nyata, ternyata ia jauh dari apa yang ia sandiwarakan di dunia maya. Jauh dari ilmu, akhlak dan takwa.

>>Husnudzon Itu Perlu

Tentu saja perlu mengedapankan husnudzon juga, karena ada mereka yang memang kerjanya berhubungan dengan dunia internet seperti ahli IT dan berdagang via internet. Jadi mereka sangat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdakwah mengingat sekarang dunia maya sangat digandrungi oleh masyarakat dunia. Sebaiknya kita jangan berburuk sangka kepada mereka dengan mengira sok alim, sok update status bahasa arab, sok serba syar’i dan sok suci.
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa.”[4]
Sangat perlu melihat panutan para ulama dan ustadz. Mereka lebih sibuk dan lebih memprioritaskan dengan ilmu dan dakwah di dunia nyata, karena kita memang hidup di dunia nyata. Ilmu dan dakwah di dunia maya adalah prioritas kemudian setelah ilmu dan dakwah di dunia nyata.

>>Terjerat Cinta Dunia Maya

Dan mereka yang tidak kuat imannya, terperdaya sekaligus terjerat dengan hubungan tak halal yang mereka lakoni. Mereka terperangkap asmara. Mereka melihatnya sebagai sebuah keindahan dan kesyahduan tiada tara sampai-sampai menutup beberapa faktor penilaian yang seharusnya menjadi pertimbangan paling terdepan yaitu agama dan ahklak.
Keindahan bisa membuat jatuh cinta…
Dan cinta bisa membuat segalanya menjadi indah…
Seorang penyair berkata,
هويتك إذ عينى عليها غشاوة … فلما انجلت قطعت نفسي ألومها
“Kecintaanku kepadamu menutup mataku
Namun ketika terlepas cintaku, semua aibmu menampakkan diri”[5]
Inilah salah satu yang dikhawatirkan. Karena cinta sudah bermekar indah maka tidak peduli lagi, padahal kenal hanya di dunia maya, lalu memutuskan untuk berjumpa, ta’aruf ala kadar lalu menikah.
Untuk mengetahui bagaimana kehidupan dunianya saja sulit, bagaimana wajah aslinya. Walaupun tukar foto, maka foto sekarang bisa berbalik 180 derajat dengan aslinya. Bagaimana masa depannya dan bagaimana tanggung jawabnya, apalagi untuk mengetahui agama dan akhlaknya yang menjadi prioritas utama, walaupun terkesan shalih tetapi sekali lagi itu hanya di dunia maya, belum tentu.

>>Wanita Korban Utama

Jelas wanita yang lebih menjadi korban, karena wanita umumnya memiliki hati yang lemah, lemah dengan pujian, lemah dengan perhatian, lemah dengan kata-kata puitis. Begitu juga dengan wanita penuntut ilmu agama, mengingat pentingnya agama dan akhlak suami, sampai-sampai ada yang berkata, “agama istri mengikuti suaminya, jika ada wanita yang multazimah menikah dengan laki-laki yahudi, maka ia akan terpengaruh”.
Jika wanita tersebut terjerumus dengan cinta di dunia maya apalagi dengan kadar tergila-gila ditambah dengan menutupnya mata dengan kekurangan agama dan akhlak laki-laki di dunia nyata maka inilah musibah. Inilah musibah. Inilah musibah.
Sebagaimana kisah nyata yang kami dapatkan, mereka berdua kenal di dunia maya, kemudian sang laki-laki dari kota yang jauh menyebrangi dua pulau untuk bertemu ke kota tempat wanita tersebut tinggl. Maka sang wanita yang sudah terperangkap cinta, langsung “klepek-klepek” dengan sedikit pengorbanan sang laki-laki yang dianggap shalih lagi alim tersebut. Keduanya pun menikah.
Padahal laki-laki tersebut berwajah sangat kurang, porsi tubuh juga kurang, ilmu agama juga belum jelas, dan masa depan juga masih belum jelas karena hanya lulusan SMA. [Semoga mereka berdua bertaubat dan selalu berada dalam penjagaan Allah, Amin]

>>Ikatan Suci yang Ternodai Kemurkaan Allah

Pernikahan dan membangun rumah tangga adalah sesuatu yang suci dan merupakan anjuran syariat. Dari pernikahanlah berawal segala sesuatu dan ini mengubah kehidupan seseorang. Kemudian dari pernikahan lahirlah manusia, lahirlah masyarakat dan lahirlah berbagai perihal kehidupan.
Maka janganlah engkau memulainya dengan kemurkaan dan ketidakridhaan dari Allah. Janganlah engkau awali dengan hubungan yang tidak halal. Karena ia adalah dasar dan pondasinya.
Hendaklah yakin dengan janji Allah dan bersabar dengan ta’aruf yang syar’i, perbaiki diri dan tingkatkan kualitas ilmu, iman, akhlak dan takwa maka engkua akan mendapat pasangan yang baik lagi menawan hati.
Allah Ta’ala berfirman,
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.”[6]
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Disempurnakan di Lombok, pulau seribu masjid
Penyusun: Raehanul Bahraen (6 Shafar 1432 H/31 Desember 2011, Artikel http://www.muslimafiyah.com)
Penyunting: Abdullah Akiera Van Assamawiy (8 Shafar 1432 H/2 Januari 2011)
_________
End Notes:
[1] HR. Muslim, no.1151
[2] HR. Tirmidzi no. 1987 dan Ahmad 5/153. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)
[3] Bahjatu Qulubil Abror hal 62, cetakan pertama, Darul Kutubil ‘ilmiyah]
[4] QS al-Hujuraat: 12
[5] Al-Jawabul Kaafi 214, Darul Ma’rifah, cetakan pertama, Asy-Syamilah
[6] QS. An Nur: 26

95% copas dari sini 5% edit judul, penulisan, dikerjakan sendiri.
Andre Tauladan

Kamis, 02 Agustus 2012

Niat si gadis kecil

Assalaamu'alaikum.
Nggak banyak yang bisa saya jelaskan tentang gambar di bawah ini. Rasanya keterangan yang ada di gambar ini sudah cukup untuk bisa menjelaskan apa, siapa, dan sedang apa mereka. Seorang gadis kecil yang sudah meniatkan untuk membayar zakat dari tabungannya sejak masih kelas 1 SD. Benar-benar inspiring.

Tentang kebenaran gambar ini, wallahu 'alam.
Andre Tauladan | Key to the Treasures of Jannah

Senin, 23 Juli 2012

Seandainya Pacaran Adalah Kriminalitas

Ketuk Palu

Kriminalitas, menurut kbbi-online, kriminalitas adalah suatu perbuatan yang melanggar hukum pidana. #Itu kan menurut kbbi (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Sementara masyarakat umum tidak terlalu tahu apa itu "pidana" sehingga definisi umum kriminal adalah suatu perbuatan yang melanggar hukum. Kriminalitas tidak selalu berbentuk kejahatan, ada juga yang bukan kejahatan tetapi termasuk dalam kategori kriminal, misalnya perjudian, diatur dalam KUHP pasal 303 *kalo nggak salah :p.

Ah, sudah kebiasaan saya jika menulis artikel selalu berbelit-belit. Mari kita lanjut, dalam hukum pidana ada aturan yang menyebutkan bahwa siapa saja yang memberi kesempatan adanya kriminalitas,  dia juga akan ikut dihukum. Dalam pasal 303 (1) point 1 yang berbunyi "dengan sengaja menawarkan atau memberikan kesempatan untuk permainan judi dan menjadikannya sebagai pencarian, atau dengan sengaja turut serta dalam suatu perusahaan untuk itu;"  dengan jelas menyebutkan bahwa yang tidak berjudi tapi memberi kesempatan juga akan dipidana.

Oke, kita hubung-hubungkan sesuatu yang nggak ada hubungannya ya. Sebelumnya kita sepakati bersama bahwa kriminal adalah suatu perbuatan yang melanggar hukum. Selanjutnya, kita bahas mengenai pacaran. Kita sepakati juga bahwa pacaran termasuk perbuatan yang dilarang dalam agama Islam. Untuk keterangan larangannya, bisa  dibaca di sini, atau search di google. 

Lantas hubungan antara kriminalitas dan pacaran apa? Hubungannya baik-baik saja,hehe... Begini, pacaran sudah jelas ada larangannya, tapi masih banyak muslim yang melakukannya, berarti pacaran termasuk perbuatan yang melanggar hukum islam. Cuma bedanya, dengan alasan klasik "Hak Asasi Manusia" atau "Indonesia bukan negara islam" akhirnya pacaran nggak dianggap sebagai kriminalitas oleh mayoritas muslim. Kita sama-sama tahu gimana ramainya orang berpacaran, nggak kenal tempat nggak kenal waktu. Di sekolah, di mall, di bioskop, di mana-mana sering kita jumpai orang pacaran, tapi dibiarkan saja.

Sekarang kita bayangkan, seandainya pacaran itu kriminalitas, atau dengan kalimat yang lebih jelas Seandainya orang-orang sadar bahwa pacaran adalah kriminalitas, maka dijamin nggak akan ada orang pacaran di tempat-tempat umum. Kita bandingkan, misalnya ada orang kecopetan, biasanya korban langsung panik atau refleks berteriak "Copet" atau "Maling", dan orang-orang di sekitarnya serentak mengejar sang maling. Tetapi kalo ada yang pacaran di tempat umum, orang-orang pada cuek angsa, angsa di kuali, padahal kan sama-sama kriminalitas. Hm... Sepertinya kalo orang-orang sadar bahwa pacaran adalah kriminalitas, pasti nggak akan ada lagi orang yang pacaran.

Sebagai penutup, kita sepakati satu hal lagi, kriminalitas tidak boleh dilakukan dimanapun tempatnya, baik di tempat umum maupun di tempat khusus, dan tidak boleh dilakukan kapanpun, mau siang atau malam, pagi atau sore tetap tidak boleh dilakukan. So, begitu juga dengan pacaran. Segitu aja deh. Thanks buat yang mau baca.

Minggu, 08 Juli 2012

Seperti Apakah Orang Yang Dinamis Itu?

jenis kepribadian

Carilah di sekeliling Anda di kantor, di toko, di lingkungan tempat tinggal, di rumah atau di mana saja Anda berada; orang yang paling bersemangat, paling kreatif, paling bahagia yang dapat anda temukan; dan Anda akan melihat seorang yang dinamis.

Seorang yang dinamis memiliki banyak kemampuan, suasana hati (mood) dan bakat. Ia tidak mau mengikat pikirannya dengan satu gagasan, proyek, pikiran atau pendapat untuk waktu yang lama. Ia tetap bebas, suka mengangani beberapa proyek sekaligus. Makin rumit problem yang dihadapinya, makin menyenangkan untuk dipecahkan. Ia menghindari hal-hal rutin seakan-akan lubang kubur. Ia adlah orang yang di belakang meja yang mencoret-coret sehelai kertas; atau pemilik rumah makan yang mencoba sebuah resep baru; wartawan yang mengajak istrinya menoonton sandiwara Shakespeare; akuntan yang pergi berkemah bersama keluarganya; atau nyonya rumah yang berteriak, "Ganyang Wasitnya!" dalam sebuah pertandingan bola.

Seorang yang dinamis ialah seorang yang selalu ingin tahu. Ia ingin tahu alasan segala sesuatu, tidak peduli apakah itu urusannya atau bukan. Ia ingin tahu bagaimana cara barang itu dibuat, terbuat dari apa, siapa yang membuatnya, dan apa yang menyebabkannya bekerja. Ia mengumpulkan fakta seperti orang lain mengumpulkan perangko. Ia tidak pernah merasa cukup. Ia ingin mempelajari bidang-bidang dan minat baru, membaca artikel atau buku baru, menonton atau mendengarkan program baru. Ia senang mempelajari keterampilan baru, bertemu dengan orang-orang baru, dan pergi ke tempat-tempat asing. ia besedia mencoba apa saja, paling tidak satu kali.

Ia BERHENTI, bila ia merasa bahwa ia bergerak terlalu cepat dalam kehidupan ini, sehingga tidak dapat meluangkan waktu untuk menjadi seorang yang lebih dinamis dan menarik. Ia berhenti untuk memperhatikan matahari tenggelam atau awan yang tebentuk indah atau menolong seseorang memecahkan problem. Ia behenti, tetapi hanya untuk memperbarui semangatnya. Ia tidak suka menunda-nunda sesuatu.

Ia MELIHAT, ke kanan dan ke kiri dan juga ke depan. Ia menyadari bahwa pandangannya hanya terbatas oleh kemampuannya untuk membuka matanya terus. Ia memandangsebuah lukisan untuk mengetahui apa yang ingin dikatakan si seniman; ia memandang orang-orang di sekitarnya untuk mengetahui apa yang dapat dipelajarinya dari mereka.

Ia MENDENGARKAN orang-orang yang lebih tua dan bijaksana daripada dirinya untuk menarik manfaat dari pengalaman mereka yang berharga. Ia mendengarkan orang-orang yang lebih muda karena dari mereka ia dapat menemukan kebenaran yang begitu jelas, tetapi mungkin diabaikan selamanya oleh dunia orang dewasa. Ia mendengarkan si tukang mimpi, salesman yang ulung, orang yang marah, yang sakit hati dan terutama yang kesepian. Ia mendengarkan kerabat dan teman-temannya. Ia mendengarkan orang yang bodoh dan membosankan, karena seperti yang dikatakan ahli filsafat "Mereka, juga mempunyai kisah mereka sendiri untuk kita dengarkan."

Seorang yang dinamis adalah orang yang selalu gelisah. Ada berjuta-juta hal yang dihasilkan oleh pikirannya yang subur untuk dicapainya,dan ia tahu bahwa ia harus bekerja giat untuk menyelesaikan semua itu. Bila dibiarkan memilih ia lebih suka mempunyai waktu daripada uang, karena ia tahu bahwa waktu adalah jauh lebih berharga.

Ia suka mengolah gagasan-gagasan, kadang-kadang dengan tujuan yang pasti, kadang-kadang hanya iseng belaka. Walau mungkin mendapat kesenangan lebih besar dengan mengolahnya saja. Ia suka melontarkan, mengatur kembali, menggabungkan, menghapus, menimbun, menguraikan, melempar, menangkap, menenggelamkan, membagi dua, mempersatukan atau memulas gagasan. Ia tertarik kepada kegagalan seperti juga kepada sukses, karena dari kegagalan ia juga mempelajari suatu pengetahuan.

Seorang yang dinamis mengadkan pendekatan dengan kesederhanaan anak-anak. Ia antusias tentang segalah sesuatu yang baru dilihatnya. Ia tidak menyukai kepura-puraan untuk memblokir atau menolak gagasan. Ia menghadapi problem dan gagasan baru tanpa memperdulikan segala rintangan dan bersedia berbuat apa saja untuk menelaahnya sendiri, daripada menmbiarkan orang lain memberikan keterangan yang terselaput oleh keterbatasan serta prasangka mereka. Pikirannya selalu terbuka kepada siapa saja, khususnya orang yang paling disukainya, anak yang masih kecil.

Seorang yang dinamis adalah orang yang bebas. Ia tidak selalu memegang peraturan yang sama. Kadang ia suka menyendiri. Ia menyukai orang-orang (dan mereka menyukainya), tetapi ia tidak pernah benar-benar menjadi bagian dari mereka. Ia kadang tidak mengikuti pertandingan sepakbola atau bahkan pertemuan penting, hanya sekedar untuk merenung di suatu tempat yang jauh dari kesibukan dan tekanan tugas rutin.

Ia bebas tetapi tidak keras kepala. Ia menghargai pendapat orang lain, tetapi ia memilih proyek dan tujuannya tanpa terlalu mempertimbangkan pendapat-pendapat itu. Ia tahu bahwa jika mereka yang mengatur dunia, hanya akan ada sedikit sekali penemuan. Seorang yang dinamis ialah seorang yang percaya kepada kemampuannya untuk memecahkan problem dan mencapai tujuan. Biasanya ia seorang yang keras hati.

Seorang yang dinamis kaya akan daya khayal dan penemuan. Ia memiliki kegemaran yang besar untuk menciptakan sesuatu yang baru, atau mendolong seseorang menciptakannya. Ia senang memecahkan problem dengan cara atau metode yang lebih baik atau mengubah sesuatu yang dimilikinya untuk mengerjakan pekerjaannya. Seorang yang dinamis ialah seorang yang penuh dedikasi. Ia sungguh-sungguh menyukai pekerjaannya, kehidupannya, lingkungan hidupnya; dan ia mencurahkan banyak waktu, energi serta kemampuan untuk menjadikannnya suatu bagian dari dirinya sendiri. Ia ahli dalam bidang yang disukainya dan ia berusaha keras untuk mempertahankan posisinya.

Seorang yang dinamis menetapkan tujuan, cita-cita dan gagasan seawal mungkin. Mula-mula ia belajar percaya kepada dirinya, kemudian kepada gagasan dan tujuannya. Ia tekun dan menaruh perhatian besar kepada segala sesuatu, tetapi khususkya kepada keluarga, lingkungan tempat tinggal, teman-teman, negara dan agamanya. Seorang yang dinamis menetapkan prioritas. Ia sadar bahwa ia tidak dapat melakukan segala hal sekaligus, karena itu ia mengatur dirinya dan orang-orang yang bekerja untuk dia, serata yang disekelilingnya agar mengutajakan ahl0hal yang perlu diutamakan. Ia bukan seorang yang mengatur waktu dengan ketat, tetapi ia menghargai waktu sepantasnya.

Seorang yang dinamis biasanya keras kepala. Ia tidak menyerah dan mati-matian mempertahankan gagasan atau tujuannya. Jika ia merasa saatnya sudah tiba, ia menggerakan bumi dan langit serta hampir semua orang di sekitarnya untuk meyakinkan mereka akan nilai sesuatu. Tetapi jika ia menyadari bahwa saatnya belum tiba, ia akan membekukan hal itu selama beberapa bulan, atau tahun; tetapi ia tidak pernah menyerah. Ia adalah orang yang menarik. Ia menyenangkan untuk diajak berbicara karena ia mempunyai banyak bahan percakapan. Menyenangkan untuk berada di dekat orang seperti dia karena semangatnya memancar ke mana-mana. Menyenangkan untuk bekerja dengan atau bagi dia, karena ia membuat semuanya tampak bertujuan dan berharga.

Lihatlah di sekitar anda, dan anda akan mengetahui bahwa Anda dikelilingi oleh orang yand inamis, wlaupun banyak di antara mereka tidak menyadari kenyataan itu.

Sekarang lihatlah ke cermin. Apakah Anda melihat seseorang yang sangat dinamis sedang memandang anda kembali? Kebetulan yang aneh bukan? Seorang yang dinamis ialah orang seperti Anda!!!

Dikutip dari buku "13 Langkah Menuju Kepribadian Yang Dinamis"

Rabu, 18 April 2012

Alasan Wanita Malas Berolahraga

Olahraga merupakan kegiatan yang berguna bagi kesehatan, oleh karena itu setiap orang baik pria maupun wanita perlu melakukan olahraga untuk memelihara kesehatannya. Olahraga didefinisikan sebagai suatu kegiatan raga dengan tujuan untuk mengolah tubuh agar tetap dalam kondisi sehat baik fisik maupun psikisnya.


Wanita muslimah jangan malas olahraga

Akan tetapi, sebuah penelitian menyatakan bahwa tingkat aktivitas fisik menurun ketika seseorang menjadi mahasiswa. Selain itu pola aktivitas mahasiswa pada umumnya tidak memenuhi standar untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani.

Namun, tidak hanya pria, sebagian besar wanita juga jarang sekali melakukan olahraga? Ada hari-hari ketika Anda dikalahkan oleh berbagai alasan yang memungkinkan Anda tidak melakukan olahraga, padahal sebenarnya Anda memiliki waktu untuk melakukannya.

Berikut ini alasan yang sering disampaikan para wanita jika diajak untuk berolahraga

  1. Maaf, saya capek
  2. Tidak peduli berapa kali keluarga atau bahkan teman Anda mengajak Anda untuk berolahraga bersama, Anda sering menolaknya dengan alasan ini. Olahraga dapat meningkatkan energi dan stamina Anda. Semakin sering Anda berolahraga teratur, semakin banyak energi yang Anda dapatkan. Yang pasti, olahraga lebih baik daripada ngemil sambil menonton televisi.
  3. Maaf, saya sedang sibuk
  4. Ini adalah alasan yang paling sering kita temui. Sibuk bekerja, sibuk mengurus rumah, sibuk mengurus anak dan sebagainya. Jangan biarkan kesibukan Anda menghambat Anda untuk sehat. Untuk mengatasinya, Anda bisa membuat jadwal kegiatan harian Anda dengan baik dan sisipkan waktu setidaknya 20 menit untuk berolahraga.
  5. Nanti make up saya rusak?
  6. Apakah Anda lebih sayang make up daripada kesehatan Anda? Make up tidak akan meningkatkan kesehatan Anda. Tubuh Anda harus aktif bergerak untuk menjaga peredaran darah tetap lancar dan tubuh Anda tetap bugar. Jangan takut jika make up Anda rusak setelah berolahraga, Anda masih bisa memperbaikinya. Seharusnya Anda harus lebih menghawatirkan kesehatan Anda yang ‘rusak’, karena membutuhkan biaya yang lebih banyak dari sekedar membeli make up.
  7. Olahraga apa, ya?
  8. Jika Anda bingung mencari olahraga apa yang sesuai bagi Anda, ajaklah teman Anda yang sudah memiliki rutinitas olahraga. Jika Anda memiliki biaya lebih, Anda bisa meminta bantuan personal trainer untuk memandu Anda berlatih. Carilah informasi sebanyak mungkin seputar olahraga . Dengan informasi yang cukup, Anda akan termotivasi untuk melakukan olahraga.
  9. Sedang tidak mood
  10. Stress dengan pekerjaan, putus dengan pacar, dan sebagainya merupakan faktor yang dapat memperngaruhi mood Anda. Mood adalah perubahan suasana hati yang berubah-ubah setiap saat. Anda dapat menjadikan mood Anda lebih baik dengan berolahraga, karena saat berolahraga tubuh melepaskan hormon endorphin yang dapat membantu suasana hati Anda menjadi lebih tenang.

Nah, berarti tidak alasan lagi bagi Anda untuk tidak berolahraga. Rasakan peningkatan kesehatan setelah berolahraga, dan Anda pun akan menyingkirkan semua alasan yang membuat Anda malas berolahraga.(sumber)

Sabtu, 03 Maret 2012

Fakta dan Mitos Tentang Rokok dan Tembakau

Bismillah. Assalamu'alaikum. Halo Sahabat Andre Tauladan
fakta dan mitos rokok
Ok, sebelumnya kita membahas Fakta Seputar Rokok dan Tembakau, sebetulnya itu data sih, bukan fakta, hehe. Nah di tulisan kali ini, akan benar-benar membahas tentang fakta dan mitos seputar rokok yang ada di masyarakat. Hal ini penting untuk meluruskan anggapan umum yang ada dimasyarakat yang dimanfaatkan oleh industri rokok untuk terus mengeruk keuntungan dari para perokok.

MitosFakta
Merokok dapat menenangkan pikiranperokok pemula pasti merasa mual, pusing, batuk dan mulut tak enak. Pengaruh nikotin membuat kecanduan. Kemudian pecandu rokok jadi gelisah, berkeringat dingin dan sakit perut bila tidak merekok. Saat menghisap rokok, nikotin menyentuh otaknya lagi, saat itulah pecandu baru akan merasa tenang dan bisa konsentrasi lagi. Jadi merokok membuat pikiran tenang, hanya bagi pecandu saja.
Merokok adalah hak individu yang tak boleh diganggu-gugat.Merokok adalah ketidakberdayaan diri melawan adiksi nikotin dan akibat pada kesehatannya. Rasa tanggung jawab hendaknya membuat perokok tidak membawa segala risiko gangguan kesehatan akibat rokok pada anggota keluarga yang disayanginya. Bahkan perokok sendiri telah mengganggu hak individu lain untuk mendapatkan udara bersih.
Nikotin tidak menimbulkan kecanduan.Report on Nicotine Addiction tahun 1964, Depkes AS menyatakan nikotin bersifat adiktif. Studi selanjutnya mengindikasikan bahwa ketagihan rokok adalah kondisi yang patologis, seperti ketagihan narkoba.
Polusi udara oleh asap mobil lebih berbahaya daripada asap rokok.Asap knalpot mobil menyebar di udara terbuka, sedangkan asap rokok menyebar tidak hanya di udara terbuka, asap rokok sepenuhnya masuk ke paru-paru perokok dan orang yang berada di dekatnya. Ada 4000 bahan kimia di asap rokok, 69 diantaranya bersifat karsinogenik, sedangkan zat beracun seperti nikotin, arsen, dan amonia tidak terkandung dalam asap kendaraan.
Iklan rokok tidak mencari perokok baru, tapi agar perokok beralih ke produk baruBagi pecandu rokok, dengan atau tanpa iklan ia akan tetap mencari rokok karena tak dapat lepas dari cengkeraman rokok. Jadi iklan rokok lebih ditujukan mencari perokok baru, teruatama anak dan remaja yang sekali terjerat maka akan menjadi pecandu rokok.
Industri rokok telah berjasa terhadap pendapatan negara melalui cukai rokokYang membayar cukai rokok adalah konsumen atau perokok, bukan industri rokok.
Peningkatan harga rokok akan menurunkan penerimaan negara dari cukai tembakau karena berkurangnya konsumsi.Penerimaan cukai tembakau naik 13 kali lipat antara tahun 1994-2007 walaupun harga rokok naik banyak pada periode itu. Studi Bank Dunia menunjukkan bahwa peningkatan cukai akan menaikkan penerimaan negara karena lambat dan sedikitnya penurunan konsumsi rokok. Pendingkatan penerimaan cukai tembakau akibat naiknya harga jauh lebih tinggi dari turunya penerimaan akibat turunnya konsumsi.
Industri rokok memberikan sumbangan besar pada penerimaan pemerintahSumbangan cukai rokok pada penerimaan negara hanya sekitar 6-7%, angka ini berada jauh dibawah penerimaan negara yang bersumber dari PBB (pajak bumi dan bangunan) dan PPh (pajak penghasilan). Bila cukai dinaikkan, penerimaan akan naik karena konsumsi rokok bersifat adiktif dan harganya in-elastis. Jika cukai rokok nain 10%, maka volume penjualan berkurang 0,9-3%, dan penerimaan cukai akan bertambah sekitar Rp. 29-59 triliun.
Penerimaan cukai 2008 mencapai Rp.47 triliun, 2,7% lebih tnggi dari taget APBN-P yang hanya sebesar Rp. 45,7 triliun, dan meningkat 5,1% dari tahun 2997. Peningkatan tersebut secara umum didukung oleh penerapan kebijakan tarif cukai tembakau.
Cara paling efisien untuk meningkatkan penerimaan pemerintah adalah dengan meningkatkan cukai tembakau., bukan dengan menaikkan konsumsi pada segmen potensial yakni perempuan dan anak-anak, karena 63% laki-laki dewasa di Indonesia sudah merokok.
Pengendalian konsumsi rokok mengurangi pendapatan negara dari cukai rokokRokok adalah produk inelastis dan adiktif, akan terus dibeli bila harganya terjangkau. Bila harga rokok tinggi, pendapatan cukai nai dan penduduk miskin mengurangi konsumsi. Berkurangnya konsumsi rokok tentu akan mengurangi pengeluaran negara dan rakyat untuk mengobati penyakit akibat rokok. Tahun 2005, penerimaan negara dari cukai hanya sebesar Rp. 32,6 triliun, sedangkan pengeluaran akibat penyakitnya sebesar Rp. 167 triliun.
Pengendalian tembakau akan menghilangkan lapangan kerja di pertanian tembakau dan industri rokokPeringkat intustri dan pertanian tembakau tahun 2003 ada di antara 66 sektor tidak di urutan atas :
Industri Rokok → Produksi di urutan 34, tenaga kerja di urutan 30, dan upah di urutan 37.
Pertanian tembakau → Produksi di urutan 62, tenaga kerja di urutan 48, dan upah di urutan 60.
Pengendalian konsumsi rokok akan mematikan petani tembakauSeperti industri rokok, pengendalian konsumsi rokok atak akan mematikan petani tembakau. Bila kebutuhan industri rokok akan tembakau berkurang, yang terkena dampaknya adalah importir tembakau.
Pengendalian konsumsi rokok akan mematikan industri rokokDi negara maju, tak ada industri rokok yang tutup karena kebijakan pengendalian konsumsi rokok. Di Indonesia, belum ada peraturan pengendalian tembakau, namun sudah ada industri rokok yang bangkrut karena tak mampu menyaingi industri rokok yang lebih besar dan multinasional.
Peningkatan harga rokok akan membebani penduduk miskinPerilaku merokoklah yang membuat orang miskin terperangkap dalam kemiskinan. Peningkatan harga rokok yang mengurangi konsumsi rokok orang miskin akan meningkatkan daya beli barang lain yang lebih bermanfaat.
Menaikkan cukai akan menaikkan harga rokok, membuat orang miskin tak mampu membeli rokok Benar, namun akan menguntungkan karena orang miskin dapat mengalihkan uangnya untuk membeli hal lain yang berguna bagi anak dan keluarganya. Berdasarkan data Susesnas tahun 2006, menunjukkan bahwa 12% pengeluaran keluarga miskin dialokasikan untuk rokok, padahal untuk dagin, telur dan susu hanya 3%.
Indonesia adalah negara pengekspor tembakau.Indonesia mengimpor tembakau dari banyak negara seperti Amerika, China, Singapura dan lain-lain. Data Ditjen pertanian tahun 2005 menunjukkan bahwa nilai impor tembakau lebih besar dari nilai ekspornya, negara merugi $3 juta / tahun karenanya.
Peningkatan harga rokok akan mendorong penyelundupan dan rokok ilegal
Masalah ini berkaitan dengan penegakkan hukum. Jika penegakkan hukum berjalan baik, peningkatan harga rokok tak akan memicu rokok ilegal dan penyelundupan.

Itulah fakta dan mitos seputar rokok yang banyak beredar di masyarakat. Semoga dengan adanya data tentang fakta di atas membuat para perokok sadar, dan setidaknya konsumsi rokok di Indonesia berkurang.

Kolom komentar ada di bawah, sampaikan opini anda dengan mengisinya.

Jumat, 02 Maret 2012

Data Seputar Rokok dan Tembakau

Bismillah. Assalamu'alaikum. Halo Sahabat Andre Tauladan
Saat ini saya sedang tertarik dengan pembahasan seputar rokok. Post kali ini adalah salah satu topik dari sekian topik yang akan saya bagikan. Di post kali ini, saya akan membahas seputar Tembakau dan Rokok. Pembahasan seputar bahaya rokok dan mitos dan fakta tentang tembakau dan rokok akan dibahas di lain waktu.

tanaman tembakau
  • 98% produk tembakau di Indonesia digunakan untuk rokok.
  • Rokok adalah produk yang berbahaya dan adiktif, berisi 4000 bahan kimia, 69 diantaranya karsinogenik.
  •  Zat berbahaya di dalam rokok antara lain, karbon minoksida, sianida, arsen, formalin dan nitrositamin.
Isi dari sebatang rokok saja sudah bisa membuat anda memiliki "pabrik kimia" pribadi.
kandungan bahaya rokok

Data konsumsi dan prevalensi rokok di Indonesia :

1. Konsumsi rokok pada tahun 2008 adalah sebanyak 240 milyar batang, atau 658 juta batang/hari. Jika dihitung dengan uang setara dengan uang senilai Rp. 330 milyar / hari. Jumlah yang "menakjubkan".
2. Prevalensi (jumlah orang sakit) yang merokok terus naik. Pada tahun 1995 prevelansi perokok dewasa ada 27% sedangkan pada anak usia 15-19 tahun sekitar 7,1%. Pada tahun 2001 persentasenya meningkat, menjadi 21,5% pada dewasa dan 12,7% pada anak usia 15-19 tahun. Pada tahun 2004 prevelansinya semakin banyak yaitu 34.4% pada dewasa dan 17,3% pada anak usia 15-19 tahun.
3. Jumlah perokok pun semakin meningkat pada berbagai kalangan. Pada tahun 2001 tercatat dari seluruh perokok di Indonesia terdiri dari 62% pria dewasa, 1,3% perempuan dewasa, 24% laki-laki usia 15-19 tahun, 0,2% perempuan 15-19 tahun, dan 0,4% pada anak usia 5-9 tahun. Sedangkan pada 2004 tercatat dari seluruh perokok di Indonesia terdiri dari 63% laki-laki dewasa, 4,5% perempuan dewasa, 33% laki-laki 15-19 tahun (meningkat 3,5 kali lipat) , 1,9% perempuan 15-19 tahun (meningkat 9,5 kali lipat), dan 1,8% anak usia 5-9 tahun (naik >4 kali lipat).
4. Dari data yang ada, ternyata terdapat 67% perokok aktif berpendidikan rendah, dan 48% perokok aktif berpendidikan tinggi.

Rokok dan perokok Pasif

Berdasarkan data Susenas tahun 2004 menunjukkan bahwa 71% keluarga Indonesia mempunyai minimal satu perokok.
84% perokok berusia 15 tahun ke atas.
Merokok di rumah membuat anggota keluarga lainnya menjadi perokok pasif.
Padahal perokok pasif rentan mejadi korban penyakit akibat rokok karena menghiisap asap sampingan yang tiga kali lebih berbahaya dari yang dihisap perokok.

Jumlah perokok pasif tahun 2004:
  • Anak usia 0-14 tahun sebanyak 43 juta (70%).
  • Penduduk > 15 tahun sebanyak 45,6 juta (30,5%).
  • Perempuan > 15 tahun sebanyak 36,7 juta.
  • Perempuan semua umur sebanyak 65 juta (66%).

Jumlah perokok pasif siswa SMP 13-15 tahun, pada tahun 2006 terdapat 64% di rumah, dan 81% di tempat umum, jumlah ini tertinggi di dunia.

Perbandingan resiko penyakit pada perokok aktif dan perokok pasif.
penyakit perokok pasif aktif

Sekian dulu pembahasan kali ini, selanjutnya kita akan membahas tentang mitos dan fakta tentang tembakau.
Sumber : Dinas Kesehatan
Kolom komentar ada di bawah, sampaikan opini anda dengan mengisinya.

Minggu, 01 Januari 2012

Tahun Baru

"Nggak kerasa ya udah 2012?" ada nggak yang bikin status kaya gitu di facebook? kalo ada berarti kasihan banget, satu tahun, waktu yang lama, tapi nggak kerasa, berarti dia nggak dapat manfaat, nggak ngambil hikmah, nggak mendapatkan kesan dari tahun sebelumnya. Kasihan....

Hehe.. maaf nih, sekedar unek-unek seputar tahun baru. Banyak ya yang ngerayain tahun baru, tapi kebanyakan dari mereka adalah yang ikut-ikutan, nggak punya alasan sendiri. Sedangkan yang nggak ngerayain, pasti ada alasan. Buat orang islam khususnya, yang nggak ngerayain tahun baru masehi itu karena nggak ada syariatnya, dan mereka menjauhi perbuatan mubadzir. Buat kalian yang nggak tahu apa mubadzirnya perayaan tahun baru, berikut saya copas sedikit dari salah berbagai sumber. 
Metrotvnews.com, Toraja: Untuk memeriahkan perayaan malam tahun baru 2012, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan dana hingga Rp2 miliar. Perayaan dipusatkan di kawasan wisata Tana Toraja. 
Jakarta, detiknews - Perayaan malam tahun baru di Ancol, Jakarta Utara, selalu meriah. Tidak hanya hiburan yang disuguhkan, tapi juga pesta kembang api yang menarik perhatian. Berapa dana untuk menyiapkan itu semua?

"Pesta kembang api kali ini menghabiskan biaya Rp 400 Juta," kata Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi di Segarra, Jaya Ancol, Sabtu (31/12/2011) malam. Budi ditemui sebelum acara hitung mundur pergantian tahun.
 MAKALE– Puncak Lovely December 2011 di Toraja bakal disemarakkan dengan pesta kembang api. Biaya untuk menggelar pesta kembang api tersebut diprediksi menghabiskan anggaran sekitar Rp1,2 miliar. 
Baca aja sumber lengkapnya. Nah, jadi tahu kan apa mubadzirnya perayaan tahun baru? Uang segitu bisa dipake apa coba? Ya apa aja, banyak kok orang membutuhkan, banyak kok orang miskin yang perlu bantuan, yang lagi nahan lapar di malam itu. Uang kok dibakar.

Oh ya, ada berita lain dalam rangka menyambut tahun baru nih. Berita apa? Something yang nggak aneh lho, udah bisa ditebak sama banyak orang, dengan perilaku anak muda yang seperti sekarang, hal ini bukan hal baru, tapi tetep aja, bikin merinding. Apa beritanya? Nih saya kasih kutipannya.

Kondom Laris Manis Sambut Malam Tahun Baru
PONTIANAK--Menjelang pergantian tahun baru nanti malam, beberapa apotek di Kota Pontianak mengalami peningkatan omzet. Terutama terhadap penjualan alat kontrasepsi jenis kondom. Dari pantauan Pontianak Post (Group JPNN) di beberapa titik wilayah setempat, kondisi ini terjadi seiring dengan malam pergantian tahun baru. Entah ada hubungannya atau tidak, tapi peningkatan penjualan itu diakui beberapa apotek di kota Pontianak, semakin meningkat di akhir tahun.

Seperti dituturkan Dedi, menjadi rutin tiap tahun kondom dilirik banyak kalangan pada malam pergantian tahun. Mulai anak muda hingga orang tua. Mereka membeli alat kontrsepsi tersebut. "Semua tergantung selera  pembeli," kata penjaga apotek di Jalan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya ini, Jumat (30/12). 


Hiii... ngeri ya? Malam pergantian tahun lho itu. Artinya di awal tahun, banyak orang yang berlaku buruk, yah,, kalo diawali dengan sesuatu yang buruk, gimana selanjutnya? You know lah...

Di sisi lain, mereka ini nggak tahu asal muasal alias sejarah alias asal mula atau sebab musabab perayaan tahun baru ini. Saya sendiri baru tahu lho, baca deh wikipedia. Ternyata perayaan tahun baru ini sejarahnya dari Romawi, untuk mengenang Julius Caesar yang dibunuh pada waktu itu, sebagai penghormatan atas dibentuknya sistem kalender baru, yang diawali dengan bulan Januari. Kata Januari sendiri diambil dari nama dewa Janus, Dewa gerbang. Dewa dengan dua wajah yang satu menghadap depan, dan yang satunya menghadap belakang. Jadi perayaan tahun baru ini adalah tradisi kaum pagan. (wikipedia)

Jadi kalian itu yang merayakan tahun baru masehi, sebenernya kalian itu lagi ngikutin tradisi kaum pagan penyembah dewa Janus. Hoho.. saya di sini nggak lagi ngebahas halal haram perayaan itu, saya orang awam dalam hal agama, nggak punya wewenang untuk ngeluarin fatwa. Tapi udah banyak orang yang faham, udah ngeluarin fatwa. Akhir kata, kalian udah pada gede, ngerti mana yang baik mana yang buruk, ngerti mana yang bagus untuk dilakukan, mana yang nggak. Jadi keputusan ya tetep di tangan kalian. Apakah kalian akan terus ngikutin tradisi pagan ini, atau nggak.

Saya kasih gambar dikit ya seputar tahun baru.
http://media.brainz.org/uploads/2010/12/new-years-bucks-county.jpg  http://www.soundoflife.net/wp-content/uploads/2008/01/happy-new-year.jpg
detik-detik pergantian tahun
http://4.bp.blogspot.com/-AApaklOCLK0/TdRieeb6L8I/AAAAAAAAABs/azPzZ1QWUm0/s1600/Resiko%252BAborsi.jpg http://onclinic.files.wordpress.com/2010/06/aborsi.jpg
Kondom habis, sepertinya yang ginian bakal banyak
http://2.bp.blogspot.com/_LE2CPw3QHvY/TLks9wb_RYI/AAAAAAAAAps/13vHzDVR-RI/s1600/1.JPG http://1.bp.blogspot.com/-QRS40EMc45c/Tg9T_ozlCrI/AAAAAAAAAA8/The6mKIuGl0/s400/BurningMoney.jpg
Bakar petasan = bakar uang

http://images.detik.com/content/2011/12/30/10/macet.jpg  http://images.solopos.com/2011/12/macet-4-339x320.jpg
jalanan rame = macet
   

About Me

Andre Tauladan adalah blog untuk berbagi informasi umum. Terkadang di sini membahas topik agama, politik, sosial, pendidikan, atau teknologi. Selain Andre Tauladan, ada juga blog khusus untuk berbagi seputar kehidupan saya di Jurnalnya Andre, dan blog khusus untuk copas yaitu di Kumpulan Tulisan.

Streaming Radio Ahlussunnah

Today's Story

Dari setiap kejadian di akhir zaman, akan semakin nampak mana orang-orang yang lurus dan mana yang menyimpang. Akan terlihat pula mana orang mu'min dan mana yang munafiq. Mana yang memiliki permusuhan dengan orang kafir dan mana yang berkasihsayang dengan mereka.
© Andre Tauladan All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates