Tampilkan postingan dengan label yahudi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label yahudi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

Drone Predator : Senjata Pilihan Obama

drone obama

Penggunaan drone predator di bawah instruksi Obama di tanah Muslim, khususnya Afghanistan, Pakistan, Irak, Yaman dan Somalia semakin meningkat drastis. Berdasarkan keterangan dari Slate.com, obama menggunakan drone lima kali lipat lebih banyak dari seniornya George Bush yaitu lebih dari 300 peristiwa pemboman selama masa jabatannya. Pada beberapa kasus, keberadaan drone yang terbang selama 24 jam dalam sehari dan tujuh hari dalam seminggu di langit negara-negara Islam telah menyebabkan peningkatan gangguan psikologis, trauma dan kecemasan bagi orang-orang yang berada di daerah yang menjadi target pengeboman. Ketakutan ini berasal dari teror yang dilakukan oleh drone-drone itu yang ditargetkan kepada sebagian besar wanita dan anak-anak tanpa peringatan sebelumnya. Sebuah laporan pada tahun 2012 berjudul "Living Under Drones," (diterbitkan bersama oleh NYU School of Law dan Stanford School of Law) menggambarkan tentang "kematian, luka dan trauma" orang-orang yang tinggal daerah yang menjadi target drone. Laporan ini juga membahas penggunaan serangan "double tap", yaitu serangan (beruntun) dari sebuah drone yang diikuti dengan serangan selanjutnya, yang bisa membunuh orang-orang yang berusaha menyelamatkan korban dari serangan pertama.

Drone adalah ekspresi dari keinginan manusa, ekspresi dari dunia tanpa batas dimana hidup dan mati tergantung pada keputusan orang yang memegang kekuasaan, orang yang tidak akan pernah terkena tetesan darah, tidak akan pernah melihat air mata seorang ayah / ibu, dan tidak pernah mengerti apa itu perang. -Gordon Duff

Semoga Allah swt segera membalas kejahatan Obama dan orang-orang yang turut membantunya.
maaf yah, saya cuma nerjemahin sebisanya aja. xp artikel aslinya ada di sini
Andre Tauladan

Selasa, 19 Maret 2013

#Palestine child prisoner


one of the two detained children by IOF aged between 9-11 taken away - 'Clashes in Hebron continued on Friday 15th March, following the death of 25 year old Mahmoud Adel Tete in the nearby Al Fawar refugee camp three days previously. At around 3pm, one adult male and two boys were detained by soldiers in the Palestinian controlled H1 area, and were forced into the small terminal comprising Checkpoint 56.

The boys are aged around 9 and 11. They were held inside the sealed cabin with several soldiers for half an hour, with observers being denied access, despite repeated attempts made to ensure that the detainees were not being mistreated. All three had their hands zip-tied and the adult was blindfolded.

One of the detained children being taken to the army jeep.

One of the detained children being taken to the army jeep.

The detainees were eventually removed from the checkpoint into a waiting army jeep. Soldiers stated that they would be taken to the police station. This brings the total number of Hebron citizens arrested in the last three days to eleven, none of whom have yet been released.

During the demonstration today, Israeli forces shot large amounts of teargas and rubber bullets at crowds of Palestinians protesting at the killing of Mahmoud Adel Tete, making repeated invasions into Palestinian controlled H1 area – which under the Oslo accords the Israeli army are not permitted to enter. They also invaded homes to use for further attacks on the resisting Palestinians. Several were wounded, including an international activist shot with a plastic coated steel bullet.'

Andre Tauladan | Khilafah

Anak-Anak Palestina Yang Ditahan


Salah satu dari dua anak-anak berusia 9 - 11 tahun yang ditahan oleh IOF sudah dibawa. Kerusuhan di Hebron berlanjut pada hari Jum'at tanggal 15 Maret lalu, menyusul meninggalnya Mahmoud Adel Tete di wilayah tenda pengungsian Al Fawar tiga hari sebelumnya. Sekitar pukul 3 sore, satu orang laki-laki dewasa dan dua anak-anak ditahan oleh tentara Israel di wilayah kekuasaan H1 Palestina, dan dibawa paksa untuk masuk ke pangkalan pos pemeriksaan  56.

Dua anak-anak yang ditahan masing-masing berusia 9 dan 11 tahun. Mereka ditahan di dalam kabin tertutup yang dijaga oleh sejumlah tentara selama setengah jam, tanpa adanya akses bagi orang lain untuk melihat mereka dan meyakinkan bahwa anak-anak yang ditahan itu tidak dilakukan semena-mena. Ketiga orang yang ditahan itu tangannya diikat sedangkan orang dewasa yang ditahan matanya ditutup.

Salah satu anak yang ditahan dibawa ke jeep tentara.

Para tahanan itu akhirnya dipindahkan dari pos pemeriksaan ke mobil jeep yang telah menunggu mereka di sana. Para tentara mengatakan bahwa tahanan itu akan dibawa ke kantor polisi. Ini semakin menambah jumlah warga sipil yang ditahan menjadi sebelas orang dalam tiga hari terakhir, dan tidak ada satupun dari mereka yang sudah dibebaskan.

Selama demonstrasi hari ini, pasukan Israel telah menembakkan banyak gas air mata dan peluru karet ke arah demonstran Palestina yang memprotes atas pembunuhan Mahmoud Adel Tete, pasukan Israel berulang kali melakukan invasi ke wilayah kekuasan H1 Palestina - yang berdasarkan Perjanjian Oslo tentara Israel tidak diizinkan masuk. Mereka juga menghancurkan sejumlah rumah yang dihuni oleh warga Palestina. Beberapa warga terluka, termasuk aktifis internasional tertembak dengan peluru plastik berlapis logam.
maaf, saya nerjemahin manual, bahasa inggris saya ga terlalu bagus, versi aslinya bahasa inggris di sini
Andre Tauladan

Senin, 26 November 2012

Save Gaza Jika Anda Punya Hati

 Gaza, Palestina.

Kepulan asap dari gedung-gedung yang terbakar menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Gaza sejak dilancarkannya serangan oleh tentara Zionis Israel. Ya, itu terjadi di Gaza beberapa hari yang lalu. Saat ini sudah disepakati oleh kedua belah pihak untuk melakukan gencatan senjata. Walaupun begitu, kita tidak bisa melupakan begitu saja insiden berdarah itu. Puluhan orang syahid diantaranya anak-anak.

Mereka penduduk Gaza, tidak ada hubungan darah dengan kita orang Indonesia. Kenyataan itu membuat sebagian orang Indonesia tidak peduli terhadap mereka. Salah satunya ada di Facebook. Sebuah akun bernama Ular Berbisa memposting gambar bertuliskan "Ular Berbisa lagi sibuk, nggak ada waktu buat ngurus Gaza". Sebuah pernyataan egois yang langsung membuat saya panas hati. Tanpa fikir panjang saya komen di posnya. Dia terus menjawab dengan kegoisannya hingga akhirnya saya berhenti mengomentari ocehannya yang tidak berkualitas.

Mungkin Ular Berbisa hanya satu dari banyaknya orang Islamphobia atau bahkan muslim munafik yang tidak peduli terhadap kondisi Gaza. Mereka saya anggap sebagai orang yang tidak punya hati. Andai saja kejadian seperti itu menimpa keluarga mereka, atau diri mereka sedangkan orang lain tidak ada yang peduli, mereka akan merasakan bagaimana penderitaan saudara kita di Gaza. Mungkin saudara kita di Gaza lebih 'menikmati' penderitaan yang mereka rasakan, karena mereka memiliki keyakinan kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sedangkan orang-orang islamphobia, disaat menderita mereka hanya akan merasakan penderitaannya.

Bantu Gaza

Bagi para orang awam yang kemudian setuju untuk 'save gaza' muncul pertanyaan baru, bagaimana caranya? Ada banyak cara untuk membantu meringankan beban saudara kita di Gaza, seperti halnya saudara kita di tempat lain, antara lain :
  • Memberikan bantuan berupa uang.
  • Merupakan kebiasaan bagi masyarakat kita, khususnya mahasiswa, mengadakan acara pengumpulan dana bagi korban bencana alam di suatu daerah. Dengan adanya kebiasaan itu, seharusnya 'orang-orang baik' yang biasanya mau untuk menyumbang korban bencana juga mau untuk menyumbang untuk membantu penduduk Gaza. Namun kenyataannya sering berbeda, dengan dalih "Untuk apa membantu yang jauh, yang dekat saja banyak yang perlu bantuan" mereka enggan untuk menyisihkan uang mereka untuk membantu penduduk Gaza.
  • Memberikan bantuan dengan tenaga / fikiran
  • Salah satu cara yang sering dilakukan oleh massa, adalah dengan melakukan demonstrasi atau aksi damai. Perlu dibuat strategi atau perencanaan yang matang agar aksi tidak sekedar menjadi aksi, atau demonstrasi berakhir ricuh yang merugikan banyak pihak. Tidak jarang demonstrasi yang dilakukan oleh ormas, mahasiswa atau pun kelompok massa lainnya yang awalnya berlangsung damai akhirnya ricuh. Hal ini terjadi karena adanya pihak yang memprovokasi dan pihak yang bisa diprovokasi. Dalam suatu aksi yang diperlukan adalah kualitas massa bukan kuantitas. Karena walaupun dilakukan oleh 30 - 50 orang, jika berkualitas hasilnya akan jauh lebih baik daripada 300 orang yang tidak berkualitas. Selain itu semakin banyak jumlah massa maka semakin sulit juga mengorganisir satu per satu.
  • Membantu dengan do'a
  • Do'a adalah senjata orang mu'min. Dengan mendoakan sesama muslim maka kita juga turut membantu. Tentu bukan sekedar doa, melainkan doa yang dipanjatkan sepenuh hati, seolah nasib itu menimpa kita sendiri dan kita ingin segera lepas dari penderitaan yang dirasasakan saudara kita di sana.
  • Membantu dengan memperbaiki diri kita sendiri
  • Mungkin ini aneh, membantu orang lain tetapi yang diubah adalah diri sendiri. Tetapi tidak aneh jika kita berfikiran untuk bisa membantu mereka secara langsung di TKP. Saya yakin sebagian dari kita kesal, marah, berang dan ingin ikut menghabisi tentara israel. Tetapi apa bekal kita? Tentara HAMAS adalah tentara pilihan, mereka taat beribadah, memiliki fisik dan mental yang kuat. Kita tidak tahu sampai kapan penjajahan Israel atas Palestina akan berlangsung. Seandainya seluruh negara sekuler dan anti islam membantu Israel, maka saat itu umat muslim di seluruh dunia juga harus menolong rakyat Palestina. Dan disaat itu terjadi dengan kondisi yang telah siap, maka kita akan bisa membantu mereka dengan maksimal
Andre Tauladan

Selasa, 15 November 2011

Sebagian Ciri Keagungan Islam | Part III

Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh.

Melanjutkan pembahasan seputar "Sebagian Ciri Keagungan Islam" dari Part I dan Part II, kita akan membahas apakah ciri keagungan Islam yang ke III.

http://javalaser.files.wordpress.com/2010/08/islam-lovely-comments3.jpgTanda / ciri keagungan Islam yang ketiga yaitu, Islam mempunyai bahasa agama, bahasa Al Quran, bahasa Arab. Kita tidak akan menemukan agama lain yang mempunyai bahasa agama, silakan dicari. Kristen misalnya, dengan kitabnya yang lazim disebut Bible atau Alkitab, menggunakan bahasa lokal, sesuai daerah dimana kitab itu diproduksi. Mungkin sebagian orang tidak paham apa pentingnya bahasa. Padahal bahasa adalah alat yang akan dijadikan gudang ilmu, tidak bisa kita menyampaikan ilmu tanpa bahasa. Ilmu yang mulia harus disampaikan dengan bahasa, tentunya bahasa yang kuat dan baik. Agama Islam dengan adanya bahasa agama, akan menjadi lebih mudah diterima oleh orang pandai dan orang awam.

Maha suci Allah, yang telah memilih bahasa Arab sebagai bahasa Al Quran. Hingga sekarang belum ada bahasa yang lebih istimewa daripada bahasa Al Quran. Di Universitas Madinah saja, ada jurusan khusus uslub Al Qur'an, yang mempelajari gaya bahasa Al Quran. Hingga ada metode membaca Al Quran yang dikenal dengan istilah qiraah sab'ah.

http://tadzimussunnah.files.wordpress.com/2010/06/anti-yahudi.jpg

Nah, justru dengan keistimewaan bahasa agama dalam Islam, Yahudi (lagi-lagi) berusaha untuk mengotori bahasa Islam dengan cara menjelek-jelekkan bahasa Al Quran (B. Arab). Dalam hal ini mereka berhasil membuat sebagian kaum muslim untuk tidak tertarik mempelajari bahasa Arab. Kita ketahui bersama di masa sekarang ini, bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya lebih banyak diminati. Orang tua bisa marah atau malu ketika anaknya mendapat nilai jelek dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, tetapi tidak peduli jika anaknya tidak bisa doa sebelum belajar. Biasanya orang tua mengarahkan anaknya untuk ikut les Bahasa Inggris, tetapi tidak peduli apakah bacaan shalat anaknya sudah benar atau belum. Sedikit sekali orang yang tertarik mempelajari bahasa Arab, karena sudah terpengaruh bahwa Bahasa Arab adalah "bahasa sekarat", atau "bahasa tukang obat pinggir jalan", "bahasa onta", dan sebagainya.

Saya tidak bermaksud menyampaikan bahwa belajar bahasa Inggris dan bahasa lainnya itu tidak penting. Bahasa Inggris, Jerman, Korea, dan sebagainya sangat berguna di zaman globalisasi seperti sekarang ini. Tapi alangkah  ruginya diri kita jika untuk kepentingan umum kita rela berjuang mati-matian, sedangkan untuk kepentingan agama kita tidak peduli sama sekali. Hingga banyak orang yang tidak tertarik untuk mempelajari, yang akhirnya tidak tahu sama sekali bahasa agama. Usia semakin tua, tapi masih tidak paham isi Al Quran, hingga menafsirkan Al Quran seenaknya yang menjadikan dia sebagai orang yang sesat dan menyesatkan.

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kesadaran pribadi untuk mau mempelajari bahasa agama kita, karena itu adalah bagian dari keagungan agama kita. Setidaknya kita mengerti setiap kata-kata yang kita ucapkan dalam setiap doa, termasuk dalam bacaan shalat, sehingga kita bisa meresapi setiap gerakan shalat, dan doa kita insya Allah akan dikabulkan. Wallahu'alam.
Artikel ini adalah transkrip dari ceramah K.H. A.F. Gozali yang berjudul "Sabagean Ciri Kaagungan Islam" 

Assalaamu'alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuhu.

Jumat, 23 September 2011

Sebagian Ciri Keagungan Islam ( II - Al Qur'an)

Assalaamu'alaikum. Post ini adalah lanjutan dari Part I mengenai sebagian ciri keagungan islam.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhuDfV1_Sz2Gc3QX8JNhGYlRRwNrx_70at_ICY2LsFU2y5bYhhN_t0dOxrMWg_lZf5AxXyKCQ1y8C0yTwSg-nMzgRNT4NbulnbSJ-GomFVlDn8MNwBnzoxYNBL7ISHVtBm6He8bL6_bugU/s1600/love-islam1.jpg
I Luv Islam



Telah kita ketahui bersama bahwa agama islam adalah agama yang agung. Pada part I telah dibahas, ciri keagungan islam yang pertama adalah Islam punya tanah suci, Mekah Mukaromah. Selanjutnya pada part II ini, akan saya uraikan ciri keagungan Islam yang kedua adalah Islam memiliki kitab suci, yakni Al-Quranul Karim.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj0QfN6h_x06w7J_Z9pkiy2rq8D0gL8DdD2EcY-z7ShCGxQi-0UKBUN6ta-ozly5cOMrXyeEbRmum9vQyjvCZv8O3CWacoBTHrkdv7LJZnxsLtqTkiVygUXwKh6IQgzRRAn_KCmlKPfcys/s1600/quran.jpg
Wah,,, Sombong banget nih, kan orang lain juga punya tuh kitab suci.  Eits.. bukan sombong,  memang mereka punya, tetapi tidak memiliki keistimewaan yang sama dengan kitab suci Islam. Oh ya? Dimana letak perbedaannya? Banyak sekali perbedaannya. Diantaranya, jika diantara kalian ada sarjana atau ahli sejarah, silakan cari, kitab suci mana yang mendapat jaminan dari Allah selain kitab suci Al Quran? Tidak ada kan? Allah SWT berfirman "Inna nahnu nazzalnadz dzikra wa innâ lahû la haafizhûn" (Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur'an, dan pasti kami (pula) yang memeliharanya) Q.S Al Hijr : 9. Umat islam tidak perlu takut, tidak perlu khawatir akan perubahan Al Quran oleh manusia. Al Quran itu adalah firman Allah SWT, Dia yang menurunkannya, Dia yang akan menjaga keasliannya. Jangankan hilang satu lembar, satu ayat pun tidak akan. jangankan satu ayat, Nun tertukar dengan Ya pun pasti bisa diketahui. Silakan cari, apakah ada kitab suci selain Al Quran yang terjamin seperti itu? TIDAK ADA.

Mungkin ada yang bertanya. "Memangnya gimana cara Allah SWT menjaga keaslian Al Quran?".  Wallahu'alam, cuma Allah yang tahu. Tapi yang bisa kita lihat kenyataan sekarang, Al Quran 30 Juz dengan ribuan ayat, bisa dengan mudah dipindahkan dari tulisan ke ingatan para hafiz, bahkan mereka bisa paham dengan makna dari ayat per ayatnya. Tidak sedikit di Indonesia yang hafal Al Quran. Apalagi di seluruh dunia. Mungkin ada yang bertanya lagi, dengan kata-kata seperti ini "Buat apa capek-capek menghafal Al Quran? Apa gunanya?".  Yaa Allahu,  begini para pembaca sekalian, dengan kita hafal Al Quran, kita bisa dengan mudah tahu ketika ada yang memalsukan Al Quran.

Ada lagi yang berkata "Saya kan nggak hafal Al Quran, berarti saya tidak bisa menjaga Al Quran dong?". Coba tanyakan kembali, dia kan hafal Al Fatihah, atau Al Ikhlas. Kalau tidak hafal, patut dipertanyakan status keislamannya. Dengan hafalnya Al Fatihah, pasti bisa menjaga keasliannya. Karena ayat-ayat Al Quran, dimana sudah menjadi milik bibir dan lidah (bisa dengan mudah diucapkan / terhafal), terngiang di telinga, dan terrekam di ingatan, sehingga dirinya akan mampu merasakan gaya bahasa Al Quran. Coba saja bandingkan Al Quran satu ayat, dan hadits satu ayat, kemudian bacakan, dengan irama yang sama, pasti ketahuan, yang satu ayat Al Quran, yang lainnya bukan ayat Al Quran.

Ibarat makanan, lidah bisa merasakan, coba temui orang buta, beri ia kopi pahit, katakan padanya, "Pak, ini ada kopi manis". Kopi belum sampai masuk perut, baru sampai lidah, orang buta itu langsung tahu, bahwa itu kopi pahit, bukan kopi manis. Seperti itulah orang-orang yang sudah hafal Al Quran, bisa membedakan ayat Al Quran dan yang bukan. 

Jadi apa bangganya punya Al Quran? Ya seperti yang saya tuliskan di atas. lalu apa ruginya bagi Yahudi? Para pembaca sekalian, zaman ini terus berkembang, orang-orang semakin pintar dan berakal. Orang-orang pandai dan berakal akan berbondong-bondong masuk islam. Mengapa? Karena mereka akan mencari agama yang mempunyai kitab suci yang terjamin dan dijamin keasliannya oleh Allah SWT.
http://joelchernoff.files.wordpress.com/2011/05/israeli-flag-burning.jpg
Oleh sebab itu, Yahudi, untuk kedua kalinya, iri hati kepada agama islam, karena agama islam memiliki kitab suci. Dan selamanya, Yahudi berusaha untuk mengotori kitab suci islam, lahir dan batin. Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu, tersebar isu, beredar Al Quran yang disinyalir, dicurigai ada ayat-ayat yang ditambahkan dan dipalsukan. Pada waktu itu tidak diperlukan adanya seminar, atau simposium, bahkan pemeriksaan komputer. Kakek-kakek tua yang hidup di tepi gunung, yang suka tadarus dan menghafal Al Quran, bisa tahu, "ini bukan ayat Al Quran". Ditanyakan kepada orang kota, jawabannya sama, ditanyakan pada santri, jawabannya sama. Tidak perlu susah-susah, dalam waktu singkat, Al Quran yang terbukti palsu, ditarik mundur dari peredaran. Gampang sekali.

Gagal dengan cara itu, Yahudi tidak lantas diam. Terus berusaha, mengotori isi Al Quran. Caranya? Mereka mencari orang-orang, kaum muslimin, yang tipis imannya, yang sedikit pengetahuannya. Yang paling sering dijadikan target adalah para wanita. Karena wanita paling peka perasaannya. Wanita paling tidak suka diduakan (poligami). Di Al Quran diterangkan kesempatan bagi setiap pria untuk memiliki dua orang istri, asalkan bisa menjadi rumah tangga yang litaskunu ilayha  (damai dan tentram). Tidak cukup dua, tiga juga boleh. Empat juga tidak apa-apa. Dengan catatan, tujuan perkawinan, jangka pendeknya, kedamaian di dunia jangan sampai hilang. Jika menyebabkan kekacauan, jangankan bersistri dua atau tiga, satu pun tidak boleh. Lebih baik berpuasa.

Mengetahui adanya ayat tentang poligami, Yahudi datang mendekati para muslimah. Tidak secara langsung, tetapi melalui kaum muslim yang tipis imannya dan pengetahuannya. Dibujuknya mereka untuk menyampaikan pesan dari yahudi dengan imbalan uang. Disampaikanlah pernyataan bahwa islam itu tidak adil. Al Quran berisi penghinaan untuk wanita. Wanita sampai diduakan, ditigakan, dihina dianggap babu.  Diarahkanlah para wanita untuk menganut sistem Eropa, dengan istilah "emansipasi". Wanita sejajar dengan laki-laki. Lha!? Kalau memang begitu, mengapa wanita tidak jadi supir truk saja? 

Lalu ada lagi, di Al Quran ayat yang berhubungan dengan sistem pembagian harta (warisan). Wanita satu jinjingan, laki-laki satu tanggungan. Yahudi berfikir "Nah, ada lagi pintu terbuka untuk mempengaruhi muslimah". Didekati lagi orang yang tipis iman, diberinya uang untuk menyampaikan pesan bahwa Al Quran tidak adil. Dikatakan oleh orang itu, seharusnya kalau Al Quran itu adil, wanita dan pria sama pembagian hartanya.  Hingga sebagian wanita menginginkanharta lebih banyak dari warisan. Celakalah wanita itu, karena menyelisihi Al Quran. Berkuranglah keislamannya. Di situlah kelicikan Yahudi.

Oleh karena itu, kaum muslimin sekalian, alangkah baiknya jika kita tidak menjadi muslim yang tipis iman dan kurang berpengetahuan. Al Quran itu lengkap, hanya saja kebanyakan dari kita tidak mempelajarinya secara menyeluruh. Kita "hanya berenang di permukaan laut" tanpa "menyelam ke dasarnya". Di permukaan kita hanya bisa melihat bahwa laut bergelombang, tapi jika kita ke dasar, kita bisa menemukan mutiara dan keindahan laut. Tapi ingat, menyelam ke dasar laut perlu peralatan yang lengkap. Untuk mendalami Al Quran diperlukan bekal. Yaitu, iman yang kuat, dan ilmu yang padat.

Sekian uraian saya yang dikutip dari ceramah K.H. A.F. Ghazali (Alm) dengan sedikit penyesuaian. Segala yang benar itu berasal dari Allah SWT, dan yang salah adalah murni kesalahan saya pribadi, sampai jumpa di Part III. Insya Allah.

Assalaamu'alaykum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuhu.



Rabu, 21 September 2011

Sebagian Ciri Keagungan Islam

Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakutuhu

 Kaum muslimin yang dimuliakan Allah, masjid adalah salah satu tanda-tanda keagungan Islam. Agama Islam adalah agama yang agung nan mulia. Hingga setiap muslim yang pintar dan yang bodoh, menjadi bangga, dengan keagungan Islam, bangga menjadi umat dari nabi besar Muhammad Shalallahu 'alaihi wa salam.

Jika ditanyakan kepada seorang kakek di pedesaan, mengapa ia memilih islam, jawabannya tidak lain karena islam adalah agama yang mulia, dan tidak akan ada yang bisa melebihi islam. Jika ditanyakan kepada seorang santri, mengapa ia sampai mati-matian membela islam, jawabannya tidak akan beda jauh dengan pernyataan si kakek, tapi jawabannya akan menggunakan bahasa kanjeng Nabi, "Al islamu ya'lu wala yu'la alaihi".

Tidak puas dengan jawaban tadi? tanyakan lagi ke orang desa tadi, jika benar agama islam itu agama yang mulia, maka apa buktinya? Mungkin dia hanya menjawab, sudahlah jangan terlalu dipikirkan, saya juga tidak terlalu tahu. (Hehe). Oleh karena itu banyak diantara kita yang sadar atau tidak sadar telah melangkahi islam yang selanjutnya bisa saja malah menghina tanda-tanda keagungan Islam. Yang menjadikannya tidak benar-benar ada dalam agama islam. Berdasarkan hal itu, maka kita perlu tahu apa bukti bahwa agama islam adalah agama yang mulia.

Ada banyak ciri keagungan islam, dilihat dari segala segi pun memang menonjol, tapi tidak akan semuanya diuraikan disini, hanya lima saja yang akan saya uraikan mengenai ciri-ciri keagungan islam, yang tidak dimiliki oleh agama lain. hanya islam saja yang punya.


Ciri kegungan islam yang pertama, akan saya bahas disini, dan ciri lainnya pada postingan selanjutnya. Ciri yang pertama adalah islam punya tanah suci, Mekah Mukaromah. Lalu apa untungnya punya tanah suci? Hm.. manusia mana yang bisa menyatukan keyakinan? pasti sulit walaupun bisa juga. Dengan adanya tanah suci, orang islam dimanapun berada, dari keluarga apapun, pasti punya keyakinan yang sama. Seperti kita rasakan, dalam shalat, tidak ada perbedaan dalam posisi kemana kita menghadap, dari kelompok apapun, orang manapun, asalkan ia islam, pasti shalatnya menghadap ke kiblat, Baitullah yang ada di tanah suci.

Wah,, katanya orang lain juga punya kok,, Baitul Muqoddas. Memang benar, tapi itu bukan milik mereka sendiri, tapi milik kita semua. Meskipun begitu, tidaklah sama baitul muqoddas dengan Kabah di Mekah mukaromah. Allah SWT berfirman : "Innamal musyrikuuna najasun" (Sesungguhnya orang-orang musyrik adalah najis). Hingga Allah SWT tidak mengizinkan orang musyrik untuk menginjakkan kakinya di tanah suci Mekah.
Jangankan telapak kakinya, sehelai rambut orang musyrik, jatuh di tanah suci, Allah tidak meridhoinya. Tak ada tempat lain yang punya keistimewaan seperti itu.

Bagaimana dengan baitul muqoddas? Seorang rohaniawan mengatakan, di Masjidil Aqsa, masjid yang diagungkan oleh umat islam, disekitarnya tanpa rasa malu orang-orang mabuk-mabukan, berjoget ria, saling rangkul wanita dan pria yang bukan mahram. Dimanakah itu? Di tanah suci, selain tanah suci Mekah. Naudzubillahi min dzaalik. Adakah kejadian seperti itu di Mekah? Jawabannya adalah Tidak Ada.

Justru dikarenakan hal itu, Yahudi (musuh manusia sekolong langit) iri hati terhadap islam. Menurut yahudi, dengan adanya tanah suci bagi umat islam, agama islam akan diterima dengan mudah baik oleh yang bodoh maupun yang pintar.

http://artintifada.files.wordpress.com/2009/01/israhell_by_israevil.jpgOleh karena itu, selamanya yahudi akan berusaha untuk mengotori tanah suci. Dari dulu hingga kiamat yang akan datang. Bagaimana caranya? Dengan berbagai cara. Apalagi sekarang, di zaman science dan teknologi canggih. Yahudi berfikir, jika di tanah suci mekah tidak ada bioskop, ia tidak akan kalang langkah. Ia bisa membuat film yang bisa dikantongi oleh setiap orang. Film yang lebih brutal daripada yang ada di bioskop. Dibuatlah film pelacuran, bukan hanya laki-laki dan perempuan, tapi laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, yang paling keji, perempuan dengan hewan. Naudzubillahi min dzalik. Dibuat olehnya video yang bisa dibuka melalui handphone, disebarkan seluruh dunia, supaya umat islam terlibat. maksud mereka tidak lain agar penghuni yang tinggal di sekitar Mekah, tidak merasa malu oleh Ka'bah yang ada di tanah suci hinnga berani memutar film yang brutal seperti itu.

Biarlah, urusan Yahudi itu jadi urusan orang lain, sekarang kita urusi diri kita, siapa tahu, besok atau lusa diantara kita ada yang pergi ke mekah, jangan sampai di sana malah bertengkar, saling berkelahi, kemudian cerewet menghina orang Arab, "Si Baduy" lah,, "Si Onta" lah,, untuk apa? Pantas saja Allah sampai menjaga kesucian Mekah, sampai melarang barangsiapa yang ada di tanah suci, khususnya di waktu melaksanakan ibadah haji, bicara kotor pun tidak boleh, diskusi yang menjurus pada pertengkaran atau perkelahian tidak diperbolehkan. Untuk Menjaga kesucian Mekah, sebagai salah satu tanda keagungan Islam.

to be continued.. bersambung.. ke part II. Lanjut...


About Me

Andre Tauladan adalah blog untuk berbagi informasi umum. Terkadang di sini membahas topik agama, politik, sosial, pendidikan, atau teknologi. Selain Andre Tauladan, ada juga blog khusus untuk berbagi seputar kehidupan saya di Jurnalnya Andre, dan blog khusus untuk copas yaitu di Kumpulan Tulisan.

Streaming Radio Ahlussunnah

Today's Story

Dari setiap kejadian di akhir zaman, akan semakin nampak mana orang-orang yang lurus dan mana yang menyimpang. Akan terlihat pula mana orang mu'min dan mana yang munafiq. Mana yang memiliki permusuhan dengan orang kafir dan mana yang berkasihsayang dengan mereka.
© Andre Tauladan All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates