Sabtu, 01 Oktober 2011

Bahaya Cicak, Science dari Hadits

 Bismillahirrahmaanirrahiim. Saya membuat postingan ini karena saya penasaran akan bahaya cicak. Awalnya saya membaca postingan dari salah satu teman saya di facebook. Di sebuah website islami pernah ditanyakan kenapa ada hadits yang menganjurkan umat islam untuk membunuh cicak. Tapi sayangnya sang ustadz hanya menjawab berdasarkan dalil dari hadits saja, sehingga mendorong saya untuk mencari lebih jauh apa bahaya cicak. Sempat shock juga ketika search di google, dengan keyword "bahaya cicak" yang muncul adalah kata-kata hinaan dari website penghujat islam. Alhamdulillah, dengan keterangan berikut ini, maka akan membuktikan bahwa Islam tidak pernah salah.

Ya! Kali ini saya akan membahas satu topik bahasan yang mungkin bagi sebagian dari anda para pembaca blog saya ini mungkin akan menghela nafas sebentar. Kenapa repot-repot membahas topik jorok seperti ini. Hehehe... Masih banyak topik yang lain yang lebih 'manusiawi' untuk dibahas hahahahaha.....


Blog ini tercipta karena beberapa keresahan saya terhadap berbagai fenomena yang saya alami. Saya ingin berbagi cerita dan pengalaman saya. Tidak lebih. Hehe.. Jadi ya harap maklum saja.

Maaf bila anda tidak berkenan karena saat membaca blog ini anda sedang menikmati sajian makanan di depan anda.. Hehehe.. Lantas setelah membuka posting ini dan melihat sajian dua gambar di atas maka selera anda langsung turun drastis.... Sekali lagi saya minta maaf dan saya bertanggung jawab atas apa yang diakibatkan posting ini hihihi...

Oke langsung ke topik bahasan. Tahi cicak dan kebiasaan buruk cicak.

Setelah mengalami serangkaian kejadian yang mirip dan terjadi berulang-ulang sejak masa kecil saya, maka akhirnya saya menyimpulkan sebuah hipotesa tentang cicak dan kotorannya. Barangkali apa yang menimpa saya ini juga terjadi pada anda, namun selama ini anda tidak atau belum menyadarinya.

Cicak atau cecak ini adalah binatang reptil yang biasa merayap di pohon atau di dinding. Persis seperti judul sebuah lagu anak-anak. Cicak-cicak di dinding, diam-diam merayap... laparnya bukan main... Datang seekor nyamuk... Happp..... Gagal ditangkap...!! Lhahhhhh... Itu kan iklan salah satu pengusir nyamuk.. hahaha...

Kalau di rumah, cicak ini senangnya merayap di eternit atau langit-langit ruangan. Kemampuan daya rekat kakinya yang disebabkan bulu-bulu halus pada kakinya membuatnya mampu berjalan menahan gaya gravitasi, sehingga cicak tidak jatuh ke bawah.

Dan ketika cecak ini ingin membuang kotorannya, maka salah satu objek yang menjadi sasaran utama jatuhnya tahi cicak ini adalah manusia. Sehingga saya pun mengambil satu hipotesa, cicak ini salah satu snipper ulung yang mampu menjatuhkan tahinya tepat di anggota tubuh manusia yang berada di bawahnya. Anggota tubuh manusia yang menjadi target utama adalah pada bagian kepala dan kaki. Malah tak jarang gelas yang masih berisi air minum pun menjadi satu target tahi cicak bersarang.

Kebiasaan buruk cecak dalam menjatuhkan tahinya ini membuat saya hapal dengan kelakuannya tiap kali merayap tepat diatas kepalaku. Ketika ia hening dan diam sejenak untuk beberapa waktu di atas kepalaku, langsung aku berfikir. Hmmm si cicak ini pasti ingin buang air kecil atau buang air besar. Hahaha... Dan ternyata setelah aku bergeser dari tempat semula, sebuah tahi cicak berwarna hitam dengan sedikit titik putih diatasnya pun jatuh di tempat saya berada tadi.

Jadi, pada saat cicak merayap di atas kepala anda dan diam sejenak. Maka anda lebih baik menyingkir dari tempat itu untuk menghindari tahi cicak yang tiba-tiba mendarat di tubuh anda.

Bahaya kotoran cicak :

Binatang yang biasa memakan serangga dan terutama nyamuk ini yang umumnya berukuran sekitar 10 centimeter, ternyata mengandung bakteri berbahaya yaitu Bakteri Escherichia Coli atau E Coli.

Escherichia Coli telah dikenal sebagai mikroba yang berkaitan dengan keterbuangan atau keracunan makanan,bisa menyebabkan sakit perut. Tapi menurut Prof Thimas Wood yang kami lansir dari id.shvoong.com, Departemen Teknik Kimia Universits Texas memiliki opini yang mengejutkan untuk bakteri ini.

Menurutnya E.Coli dapat dimodifikasi secara genetik untuk menghasilkan hidrogen dengan jumlah yang berarti, bahkan dapat memproduksi sekitar 140 kali hidrogen yang diproduksi oleh proses alam. Penemuan ini dapat dipandang sebagai batu loncatan untuk ekonomi berbasis hidrogen di masa depan. Terbarukan, bersih dan efisien adalah kata kunci dari teknologi fuel cell.

Kini hidrogen umumnya diproduksi melalui proses “pemecahan air”. Proses ini membutuhkan penggunaan energi yang besar dan mahal. E. Coli sendiri telah digunakan sebelumnya dalam produksi hormon insulin dan pembuatan vaksin. Prof Wood dan timnya telah mentransformasi bakteri-bakteri ini menjadi pabrik hidrogen mini, dengan menghapus enam gen spesifik dari DNA E. Coli. Pabrik ini membutuhkan pasokan energi dari gula. Kecepatan mengkonversi gula yang alamiah dari E Coli ditingkatkan berkali-kali lipat. E. Coli memiliki 5000 gen yang dapat bertahan bahkan dalam kingkungan yang kurangmendukung.

Hidrogen dapat diproduksi melalui proses fermentasi, tapi menurut Prof Wood ini tidak membutuhkan mesin yang kompleks untuk pemanasan yang ekstensif atau listrik yang banyak. Reaktor yang beliau desain beratnya kurang dari 250 galon bahan bakar yang dapat mensuplai hidrogen untuk rumah untuk penggunaan 24 jam.
Sekedar info saja, bahwa selain kotoran cicak yang mengandung E-Coli dapat membahayakan kesehatan tubuh ternyata juga ampuh menembus plastik hingga tembus. Kami tidak melakukan penelitian, tapi kami memiliki sumber yang pernah menunjukkan bahwa Kotoran Cicak merusak layar handphone nya. Gak percaya? lihat saja gambar yang kami ambil dari si korban :


Saat ini ada banyak sekali spesies cicak. Namun, dari sekian banyak itu, tiga di antaranya adalah yang paling familier.

Cecak Tembok (Cosymbotus platyurus)

Sering ditemui di tembok-tembok rumah dan sela-sela atap. Cicak ini bertubuh pipih lebar, berekor lebar dengan jumbaijumbai halus di tepinya. Bila diamati di tangan, dari sisi bawah akan terlihat adanya lipatan kulit agak lebar di sisi perut dan di belakang kaki.

Cicak Kayu (Hemidactylus frenatus)

Bertubuh lebih kurus. Ekornya bulat, dengan enam deret tonjolan kulit serupa duri, yang memanjang dari pangkal ke ujung ekor. Cecak kayu lebih menyukai tinggal di pohon-pohon di halaman rumah, atau di bagian rumah yang berkayu seperti di atap. Terkadang didapati bersama cecak tembok di dinding luar rumah dekat lampu, namun umumnya kalah bersaing dalam memperoleh makanan.

Cicak Gula (Gehyra mutilata)

Bertubuh lebih kecil, dengan kepala membulat dan warna kulit transparan serupa daging. Cecak ini kerap ditemui di sekitar dapur, kamar mandi dan lemari makan, mencari butir-butir nasi atau gula yang menjadi kesukaannya. Sering pula ditemukan tenggelam di gelas kopi kita.(wkpd)

Cicak (lizards) bisa muncul dirumah kita berdasarkan konsep lingkungan yang memungkinkan hama itu ada: makanan-minuman-sarang, Cicak pun betah dalam rumah yang menyediakan makanan mereka: serangga (nyamuk, laba2 dll.).

Berikut ini tips dari kami untuk membasmi cicak dan pencegahannya :

1. Periksa sekitar atap rumah anda tempat bersarangnya cicak, untuk hal ini jika anda tidak ingin mengerjakannya sendiri bisa memanggil perusahaan khusus pembasmian hama.

2. Biasakan mencuci piring-piring bekas anda makan dan jangan sampai ada sisa makanan di meja makan.

3. Taruhlah makanan anda ditempat yang benar-benar tertutup.

4. Hindarkan barang berharga anda seperti Handphone yang terbuat dari plastik / mika dari permukaan atas, sebaiknya balik posisi muka menghadap kebelakang. Karena sewaktu-waktu cicak bisa saja merayap di dinding atau atap rumah anda.

Jika anda berhasil meminimalisir keberadaan serangga, niscaya dengan sendirinya populasi cicak pun akan menurun. 
Didalam shahih Muslim disebutkan : Barangsiapa yang membunuh cecak pada satu kali pukulan maka baginya seratus kebaikan. Dan jika pada pukulan kedua maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang pertama), dan jika pada pukulan ketiga maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang kedua).
ini sumber lain tentang haditsnya.. eramuslim
sumber : dari sini

Bahaya Cicak, Science dari Hadits

Share:

Post a Comment

Facebook
Blogger

5 komentar:

  1. Makasih infonya gan, berguna banget.
    Selamat menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan.

    BalasHapus
  2. Luar Biasa Postingannya
    salam kenal akhi :)

    BalasHapus
  3. Jadi makanan kita yang sudah di sentuh atau di makan cicak, boleh kita makan lagi ngga bos? bukan makanan yang dikencingi atau terkena kotoran cicak. karna cicak tidak buang kotoran ketika berada dibawah. semoga dapat jawaban ilmiah? makasi

    BalasHapus

Saran dan kritiknya sangat diharapkan

About Me

Andre Tauladan adalah blog untuk berbagi informasi umum. Terkadang di sini membahas topik agama, politik, sosial, pendidikan, atau teknologi. Selain Andre Tauladan, ada juga blog khusus untuk berbagi seputar kehidupan saya di Jurnalnya Andre, dan blog khusus untuk copas yaitu di Kumpulan Tulisan.

Streaming Radio Ahlussunnah

Today's Story

Dari setiap kejadian di akhir zaman, akan semakin nampak mana orang-orang yang lurus dan mana yang menyimpang. Akan terlihat pula mana orang mu'min dan mana yang munafiq. Mana yang memiliki permusuhan dengan orang kafir dan mana yang berkasihsayang dengan mereka.
© Andre Tauladan All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates