Sabtu, 13 Juni 2015

Murotal Kaset di Masjid? Jangan Deh...

Baru-baru ini seorang pejabat di Endonesah sebut saja namanya Pak WhaPhrez (bukan nama sebenarnya) mengutarakan pernyataan yang menjadi kontroversi di masyarakat. Pasalnya, dia mengatakan bahwa suara murotal dari kaset yang sering diputar di masjid-masjid adalah polusi suara

Walaupun tidak setuju dengan pernyataan polusi suaranya tapi saya setuju anjuran untuk tidak memutar kaset murotal di masjid-masjid. Tapi...
toa masjid

Saya sarankan buat Pak WhaPhrez sebelum anda melarang murotal kaset di masjid-masjid, sebaiknya anda lihat dulu kondisi di masyarakat. Saya lihat ada upaya de-islam-isasi dari Pak WhaPhrez. Kondisi masyarakat saat ini saya rasa sudah cukup jauh dari tuntunan agama. Keadaan ini diperparah oleh pernyataan Pak WhaPhrez yang seolah ingin membuat masyarakat nyaris tidak beragama, atau setidaknya masyarakat beragama tanpa tuntunan.

Daripada melarang pemutaran kaset murotal di masjid, sebaiknya Pak WhaPhrez mengajak membudayakan tilawah atau tadarus di negara Endonesah ini. Suatu saat, jika masyarakat sudah terbiasa tilawah manual, maka di masjid-masjid pun otomatis tidak akan ada suara murotal dari kaset-kaset lagi. Jadi, saya setuju kalo pemutaran kaset pengajian di masjid-masjid itu dihentikan, diganti oleh ngaji manual. Yah, itu saran saya kalo Pak WhaPhrez ngeles dari tuduhan saya (tuduhan deislamisasi).

Tapi, nampaknya walaupun Pak WhaPhrez nggak akan bisa ngeles. Toh, dia mengatakan bahwa suara pengajian di speaker itu polusi suara. Jadi, walaupun yang ngaji bukan kaset tapi ngaji manual, tetap akan disebut polusi suara. Sayangnya si Pak WhaPhrez ini nggak pernah bikin pernyataan bahwa konser musik, letusan kembang api, dan terompet tahun baru sebagai polusi suara. Jadi, jelaslah bahwa pernyataannya itu adalah upaya de-islam-isasi. Yah, mungkin Pak WhaPhrez hatinya sudah keras. Sehingga hatinya tidak bergetar ketika mendengar ayat Allah dibacakan. Atau, jika saya boleh menyampaikan tuduhan lain, saya rasa Pak WhaPrez ini sudah mulai mengikuti jalannya orang-orang Nasrani dan Yahudi.

Allah Swt. berfirman,
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka Ayat-ayatnya, bertambahalah iman mereka (karenanya) dan kepada Rabb-lah mereka bertawakkal."
(Al-Anfal:2)

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka..
(al Baqarah 120)
Andre Tauladan

Murotal Kaset di Masjid? Jangan Deh...

Share:

Post a Comment

Facebook
Blogger

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saran dan kritiknya sangat diharapkan

About Me

Andre Tauladan adalah blog untuk berbagi informasi umum. Terkadang di sini membahas topik agama, politik, sosial, pendidikan, atau teknologi. Selain Andre Tauladan, ada juga blog khusus untuk berbagi seputar kehidupan saya di Jurnalnya Andre, dan blog khusus untuk copas yaitu di Kumpulan Tulisan.

Streaming Radio Ahlussunnah

Today's Story

Dari setiap kejadian di akhir zaman, akan semakin nampak mana orang-orang yang lurus dan mana yang menyimpang. Akan terlihat pula mana orang mu'min dan mana yang munafiq. Mana yang memiliki permusuhan dengan orang kafir dan mana yang berkasihsayang dengan mereka.
© Andre Tauladan All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates