Tampilkan postingan dengan label munafik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label munafik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Januari 2016

[Raqqah] – Mereka Adalah Musuh Maka Waspadailah Mereka 3

Why Morsi is Kaafir?

Interview with President Morsi denying cutting hands of thief is from Shariah | English subtitles


President Morsi says enforcing Hijab is ridiculous, and not from Shariah and is even against Shariah


Why is president Morsi a kafir?


Morsi the President of Egypt says he will uphold peace with Israel | English subtitles


http://aldyblue.blogspot.com/2014/02/syariat-hukum-potong-tangan.html
http://almanhaj.or.id/content/3132/slash/0/syariat-hukum-potong-tangan/
http://remajamasa2013.blogspot.com/2013/06/perbedaan-syariah-dan-fiqih_1271.html
http://syariahdanfiqih.blogspot.com/2011/09/pengertian-persamaan-dan-perbedaan.html

Andre Tauladan

Senin, 04 Januari 2016

[VIDEO] Kewarganegaraan Alu Sa’ud Di Bawah Telapak Kakiku


Bismillahirrahmanirrahim

KDI MEDIA

Menghadirkan

Terjemahan Audio Dari

Syaikh Faaris Ash-Shuweil / Faaris Az-Zahrani – taqabbalahullah-
Kewarganegaraan Alu Sa’ud
di bawah Telapak Kakiku

Alih Bahasa & Editor : KDI MEDIA



Link : Download

Syaikh Faaris Alu Syuwail -taqabbalahullah- berkata :
“Agar dapat diketahui oleh siapa saja yang berbaris menghakimi-ku (eksekusi) bahwa darah-ku kan mengalir bagai bara dan gunung berapi yang akan membakar tirani thagut”.
***
Kementrian Dalam Negeri Saluliyah (Arab Saudi) Umumkan Pelaksanaan Eksekusi Irhabiyyin (Muwahidin Jihadis) diantara mereka adalah Syaikh Faaris Alu Syuwail ak. Syaikh Faaris Az-Zahrani. Syaikh Abdul Aziz Ath-Thawalei dan Syaikh Hamd bin Abdullah bin Ibrahim Al Humaidi dan Para Ulama Muwahidin Mujahidin serta Penuntut Ilmu lainnya.
Semoga Allah Menerima mereka dalam barisan Syuhada.
#Bayan_Mendagri_Salul
#Saudi_Eksekusi_Muwahhid_Jihadis
Link Pernyataan Kemendagri Saluliyah : ‏http://www.tmm24.org/97643


Andre Tauladan

Sabtu, 02 Januari 2016

[VIDEO] Pasukan Allousy Para Pengkhianat Agama dan Agen Salibis


Bismillahirrahmanirrahim
Turjuman Asawirty Media
Menghadirkan
Video Berjudul :

“Alloush’s Army Betrayers of Religion & Agents to the Crusaders”

“Pasukan Allousy Para Pengkhianat Agama dan Agen Salibis”

Alih Bahasa & Editor : KDI MEDIA


Andre Tauladan

Rabu, 30 Desember 2015

Pecundang Itu Bernama Shohawat

Pecundang Itu Bernama Shohawat

oleh :   Al Akh Abu Usamah JR

” Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui”. (QS Almaidah :54).

Allah ‘azza wa jalla seperti pada ayat diatas menetapkan adanya sunnah ibtidal (pergantian ) pada masa-masa yang dikehendakiNya. Artinya jika pada suatu masa suatu generasi dari umat ini telah murtad,atau telah meninggalkan urusan pembelaan terhadap dien ini, atau menelantarkan dien ini dan umatnya maka Allah akan mengganti kaum tersebut dengan kaum yang lebih baik.

Maka jika suatu generasi umat ini pada suatu masa digantikan oleh Allah dengan generasi yang lainnya maka berarti ia generasi terjelek yang ada pada masa tersebut. Dimana generasi tersebut tidak layak untuk dijadikan pemegang urusan atas umat ini.

Tiadalah suatu generasi dari umat ini disingkirkan oleh Allah dari pentas perjuangan melainkan karena ia telah menjadi pecundang.

Bukan karena semata-mata ia tidak berhasil mencapai hasil perjuangan berupa tegaknya syariat Allah. Sebab Allah tidak pernah menugaskan kita harus berhasil dalam perjuangan. Dan juga kemenangan suatu perjuangan tidak melulu diukur dengan tercapainya suatu cita-cita di dunia. Namun kemenangan memilki arti yang lebih luas,seperti halnya kekalahan juga memiliki cakupan makna yang luas pula.

Melihat fenomena kembali tegaknya khilafah ‘ala minhajin nubuwwah pada zaman ini, maka tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa generasi pilihan yang dihadirkan sebagai pemenang pada zaman ini adalah daulah islam. Kemenangan dalam seluruh cakupan maknanya telah berhasil diraih dan dipertahankan hingga kini oleh daulah islam.

Maka senang atau tidak senang, kita harus jujur mengakui bahwa kini kita memasuki era daulah islam sebagai pemegang kemudi bagi perjalanan perjuangan umat islam. Bahkan kini umat ini sudah seharusnya bersatu berada dalam sebuah gerbong yang ditarik oleh sebuah lokomotif bernama daulah islam.

Jika daulah islam adalah generasi pilihan yang dijanjikan oleh Allah dan pemilik kemenangan dalam seluruh maknanya pada zaman ini, maka siapakah generasi pecundang yang tersingkirkan dari pentas perjuangan?

Sang pecundang tersebut tiada lain adalah para shohawat yang pada hari ini memilih berseberangan front dengan daulah islam. Kenapa demikian? ,karena seluruh makna kekalahan telah terkumpul tanpa tersisa dalam diri para shohawat. Sehingga sangat wajar jika kini mereka mengalami keterpurukan dalam semua sisi.

Mungkin sebagian orang yang kurang akalnya akan bertanya, “atas dasar fakta apa disebutkan bahwa para shohawat adalah generasi pecundang yang telah menderita kekalahan dalam seluruh maknanya? “.

Perlu saya jelaskan yang dimaksud dengan shohawat dalam tulisan ini adalah setiap kelompok atau individu yang hari ini memusuhi daulah islam dikarenakan kedengkian dan perbedaan manhaj(*1). Dengan penjelasan ini maka siapa yang mengikuti setiap peristiwa setelah deklarasi khilafah akan mengetahui individu dan kelompok yang disebut dengan shohawat.

Lantas kekalahan apa saja yang diderita para shohawat sehingga ia disebut sebagai generasi pecundang yang tergantikan? ,jawabannya, ia menderita kekalahan dalam seluruh maknanya, yaitu:

1.Kekalahan dalam masalah prinsip.
Yaitu, mereka telah kalah dengan menanggalkan aqidah yang benar dan menggantinya dengan aqidah yang batil.Prinsip-prinsip islam telah mereka tinggalkan demi maslahat sesaat. Diantara kekalahan nyata dalam masalah ini adalah mereka yang menjadikan demokrasi sebagai manhaj perjuangan dengan meninggalkan manhaj yang diajarkan oleh Rasulullah.

Ketika seorang pejuang atau suatu kelompok sudah mengalami kekalahan dalam masalah ini maka ia akan mengalami kekalahan-
kekalahan berikutnya dalam perjalanan selanjutnya.

Contohnya nyata dalam hal ini adalah Ikhwanul Muslimin (baca:musyrikin) atau IM mesir. Ketika mereka telah mengalami kekalahan dengan penerimaan mereka dengan ajaran demokrasi maka perjalanan selanjutnya dari IM adalah perjalanan yang dipenuhi dengan kekalahan.

Digulingkannya thoghut Mursi dengan hina, pembantaian terhadap anggota IM sampai penangkapan tanpa perlawanan para pendukungnya, berlanjut pemenjaraan dan vonis mati hanyalah hukuman atas kekalahan pertama mereka, yaitu meninggalkan islam dan beralih ke demokrasi. Inilah sesungguhnya kekalahan hakiki dan kekalahan terbesar bagi individu atau kelompok perjuangan yang mengatasnamakan islam.Bukankah Allah ‘azza wa jalla berfirman,

” Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya”. (QS Albaqarah:217).

Maka perhatikanlah, adakah kekalahan yang lebih besar bagi seorang pejuang melebihi kekalahan berupa ketergelinciran dari jalan islam lalu masuk kedalam jalan kekafiran? .

Dan termasuk adalah kekalahan juga adalah berupa keberpalingan dari manhaj ahlussunnah yang shahih menuju manhaj kompromi dan mudahanah.

Contoh dalam hal ini adanya keyakinan bahwa Rafidi yang awam tidak bisa dikafirkan yang disampaikan oleh seorang doktor pemimpin tandzim syahawat. Pernyataan ini yang menggambarkan manhaj tandzimnya adalah pernyataan ganjil dan sesat.Sebab Rafidi awam maupun yang intelek sama-sama terbiasa lebih senang dalam do’a menyeru “yaa ali,yaa zahra, yaa zainab dan yaa husein ” daripada kalimat Yaa Allah.

Dan bukankah Si Rafidi awam dan rafidi intelek sama-sama meyakini bahwa Abu Bakar AsShiddiq, Umar bin Khattab,Utsman bin Affan,Aisyah dan Hafsah adalah kafir dan berada di neraka?.Dan mereka juga sama-sama meyakini bahwa mencaci dan melaknat para sahabat dan sahabiyah tersebut adalah bentuk ibadah dan taqarrub kepada Allah.

“Lalu bagaimana engkau bisa mengatakan yang satu kafir dan yang satu muslim, wahai doktor?”.

Maka yang dimaksud dengan kekalahan prinsip dalam tulisan ini adalah berupa penanggalan tauhid, keimanan dan manhaj, lantas mengganti atau mencampurnya dengan ajaran kemusyrikan semisal demokrasi dan manhaj bid’ah semacam khawarij, murji’ah atau jahmiyah.

Jika seseorang atau suatu kelompok, diawal ataupun ditengah perjalanan telah tergelincir dalam masalah ini maka bisa dipastikan perjalanan selanjutnya adalah kekalahan,sebab ia telah menempuh jalan para pecundang sejak awal perjalanan. Dan kekalahan dalam hal ini juga adalah kekalahan dari menghadapi tipu daya setan. Berupa ketundukan mengikuti bimbingan dan arahan setan dengan meninggalkan petunjuk Rabbnya, sebagaimana firmanNya,

” Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu”. (QS Albaqarah :208).

2.Kekalahan dari hawa nafsu. Hawa nafsu lebih cenderung kepada kebatilan daripada kepada kebenaran kecuali nafsul muthmainnah. Dan orang yang dikalahkan oleh hawa nafsunya adalah orang yang menuruti egonya daripada tuntutan Allah ‘azza wa jalla.

Contoh dalam hal ini diantaranya adalah orang yang dikuasai oleh sifat dengki, sombong dan bangga diri yang menyebabkan dirinya menolak mengikuti kebenaran. Hawa nafsu yang diperturutkan akan menjadikannya sebagai tuhan, sebagaimana yang Allah firmankan,

” Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membiarkannya berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?”. (QS Al Jatsiyah:23).

Dan pada hari ini tatkala khilafah islam telah tegak dan semakin kuat biidznillah, masih saja banyak orang dan kelompok yang enggan untuk menerimanya. Berbagai alasan dikemukakan yang kesemuanya di atas landasan dalil yang lemah dan dipaksakan. Dan semua dalih yang mereka ungkapkan pada hakikatnya bersumber dari hawa nafsu.

Sebagian dari para penentang berdalih dengan senioritas. Mereka beranggapan bahwa Syaikh Abu Bakar Al Baghdady hafizhohullooh tidak layak menjadi khalifah dikarenakan masih banyaknya orang yang lebih senior dalam jihad dari beliau.Yang lain enggan mengakui khilafah yang ada dikarenakan merasa tidak dimintai pendapat dalam penegakannya sementara ia merasa orang yang lebih senior dan layak diambil pendapatnya. Sebagian lagi merasa dengki karena khilafah yang hadir bukan berasal dari tandzimnya.

Sementara itu sebagiannya lagi secara terang-terangan menolak khilafah yang ada karena khilafah yang ada ditentang oleh penguasa yang menggajinya. Dan mereka yang rusak manhajnya menentang khilafah karena keberadaannya telah membuka kepalsuan pengakuannya dan membongkar kebatilan manhajnya. Apapun alasan para penentang khilafah,yang pasti semuanya adalah atas dasar hawa nafsu.

Inilah fakta bahwa para pendengki dan shohawat telah menjadi pecundang dikarenakan mereka takluk menjadi pengikut hawa nafsu dan enggan tunduk pada syariat. Dikarenakan kedengkian,kesombongan dan rasa bangga diri telah menghalangi mereka menjadi pengikut kebenaran dan justru satu barisan bersama kafirin, munafiqin dan murtadin. Ya,mereka satu barisan dalam permusuhan dan kebencian dengan orang-kafir terhadap khilafah meskipun mereka tidak senang disebut demikian. Adakah kekalahan yang lebih besar,melebihi tersingkirnya seseorang dari barisan kaum muslimin dan kemudian tergabung dengan kaum kafirin? .Wahai shohawat! ,kalianlah pecundang yang memalukan! .

3. Kekalahan dengan rusaknya tujuan perjuangan. Telah saya jelaskan dalam tulisan sebelumnya, bahwa perjuangan tidak disebut jihad kecuali harus dilandasi oleh tauhid dan dengan tujuan tauhid (tingginya kalimat Allah ).

Dan wujud tingginya kalimat Allah adalah dengan tegaknya syariat islam dibawah naungan khilafah islamiyah. Dan inilah yang selama hampir seratus tahun diperjuangkan oleh para mujahidin di segenap penjuru dunia dan dirindukan oleh setiap muslim di segenap ufuk.Dan inilah yang dulu diklaim oleh setiap tandzim jihad, bahwa mereka berjihad untuk tegaknya khilafah islam.

Dan kini dimanakah mereka yang dahulu mengklaim sebagai pejuang untuk tegaknya khilafah tatkala khilafah telah tegak hari ini?.

Bukankah para shohawat dan pendengki pada hari ini seperti seorang ayah yang dahulu merindukan kelahiran anak laki-laki, namun tatkala anak laki-laki tersebut telah lahir lantas ia hendak membunuhnya dikarenakan si anak lebih tampan dan lebih pintar sehingga ditakutkan akan menyaingi dirinya dalam pengaruh? .Si Ayah yang seperti ini tentu akan kita katakan sebagai ayah yang gila.

Dan memang para shohawat seperti orang gila karena sudah tidak lagi menggunakan akal sehatnya. Jika dahulu mereka mengklaim telah berjuang segenap tenaga untuk tegaknya khilafah, maka lihatlah kini!.Pada hari ini tatkala khilafah telah tegak mereka memang tetap berjuang, tetapi bukan untuk memperkuat khilafah yang ada, tapi berjuang untuk menghancurkan khilafah yang baru saja ditegakkan. Mereka pergunakan lisan, tulisan,harta dan senjata mereka untuk menghancurkan khilafah.

Bukankah itu semua adalah kekalahan?.Itulah kekalahan telak,karena mereka telah berubah haluan tujuan perjuangan. Jika dahulu mereka berjuang untuk tegaknya khilafah maka kini mereka berjuang untuk runtuhnya khilafah islam,waiyya dzubillah.

Dan dengan permusuhan mereka terhadap khilafah maka tidak ada pihak yang mereka untungkan selain kafirin. Serta tidak ada pihak yang paling pertama dirugikan dengan kerugian paling besar dari maklumat perang para shohawat terhadap khilafah kecuali kaum musliminlah pihak tersebut . Apakah ini bukan kekalahan bagi shohawat?.

Bukankah seorang atlet lari yang jatuh tersandung beberapa meter dari garis finish sehingga ia batal menjadi pemenang adalah pecundang? .Mereka telah menempuh perjalanan panjang untuk berjuang menegakkan khilafah islam, tapi tergelincir tatkala panji khilafah telah meninggi.

Allahul musta’an

*1. Catatan Editor :
shohawat adalah kelompok atau partai yang menisbatkan pada Islam namun memerangi mujahidin yang berusaha menegakkan syari’ah Islam dan menegakkan khilafah di bumi Alloh. Awal mula kemunculan Shohawat di Iraq, mereka adalah Elemen dari beberapa faksi pejuang yang bergabung, di bentuk dan di dukung oleh Penguasa Thoghut Iraq dan Amerika untuk memerangi Mujahidin Daulah Islam di Dua Aliran Sungai (Iraq).

sumber : Penyebar Berita | KDI Blog
Andre Tauladan

Kamis, 17 Desember 2015

Bantahan Atas Tuduhan Para Pendengki Bahwa Ustadz Fauzan Sakit Karena Mubahalah


Sungguh Mereka Gemar “BERDUSTA”

Bantahan buat para “MUNAFIK” (pendengki, red.)

Oleh : Abu Ayman Al-Jimrasi

Sekali lagi telah datang ujian yang bertubi-tubi bagi para pengusung Panji Tauhid yang mana telah kita ketahui bersama bahwa sekarang telah tegak kokoh berdiri Daulah Khilafah Islamiyyah ‘ala Minhajjin Nubuwah yang diperangi oleh kafir dan munafik seluruh bumi dengan segala kemampuan mereka kerahkan untuk hancurnya penopang dari kekuatan kaum muslimin dan terlaksananya apa yang Allah ridhoi yaitu penerapan Syari’at Islam secara kaffah, namun apa yang terjadi Allah memberi kemenangan demi kemenangan yang membuat dada kuffar sesak dan selalu mencari tipu daya dan Allah membalas tipu daya mereka dengan sempurna.

Ternyata benar memang Allah tidak membiarkan iman seorang hambanya melainkan dia ikhlas menerima ujian sampai dengan kematiannya.

Satu dari sekian banyak ujian yang Allah berikan kepada Daulah Khilafah Islamiyyah dan anshornya adalah kasih sayang Allah kepada Al-ustadz Fauzan Al-anshori (Syafaahullaah fii waqtin qoriib in sya Allah) dengan di berikan ujian sakit, namun tidak berhenti sampai di situ ujian yang beliau terima selain sakit beliau juga di fitnah oleh para munafik la’nattullah ‘alaihim dengan gonggongan bahwa sakit yang beliau derita akibat efek mubahallah naudzubillahi mindzalik, dengan ini saya sebagai seorang muslim berkewajiban membantahnya sesuai kebenaran yang ada :

1. Kedustaan atas di uploadnya video single mubahallah versi mereka (munafik, red) yang tidak sesuai persis pada hari dan tanggal dilaksanakannya entah kapan hari dan tanggal percakapan yang mereka buat ??? Dan di upload pada hari sabtu tanggal 12 desember setelah beliau masuk rumah sakit tgl. 11, cek di : http://m.youtube.com/watch?v=51GTaX1yEyE

Padahal akurasi dan fakta yang harus di sampaikan itu penting bagi seseorang terlebih bagi munafik supaya kedustaan mereka dapat di terima.

2. Ustadz Fauzan Al-anshori pribadi pada hari sebelum beliau sakit hari sabtu kurang lebih jam 10 beliau masuk RS tgl. 11-des-2015 tidak melontarkan ajakan mubahallah kepada siapapun terlebih kepada “sony” (maher thuwailibi) dari sumatera semoga Allah melaknatnya! Yang dia sendiri adalah murid durhaka dari Ustadz Fauzan Al-anshori (Syafaahullaah fii waqtin qoriib in sya Allah).

3. Namun yang benar adalah beliau memang bermubahallah dengan si laknat ini pada tahun yang lalu persisnya kapan beliau sendiri yang jelas akan tetapi tidak di tanggapi dan di Amiinkannya. Ini kalimat lengkap mubahallah beliau dengan Sony la’natullah alaih :

Mubahalah Ustadz Fauzan vs Sony

“Klolah khalifah al bagdadi ini beraqidahkan khawarij dan bukan khalifah ala minhajin nubuwah maka bunuhlah pemimpin2nya semua, tp slmtkn pengikut dan rakyatnya. Tetapi jika soni yg menuduh nya salah dan tidak terbukti maka bunuhlah dengan cara di samber petir mumpung lg musim hujan. Aamiin!!!!”

Ingat baik-baik wahai munafik, kalimatnya di sambar “petir” !!!!!

4. Penyakit yang diderita Ustadz Fauzan itu sendiri sudah lama dan dibenarkan oleh pihak dokter rumah sakit namun puncaknya setelah beliau pulang dari NK untuk besuk Ustadz Aman Abdurrahman dan ikhwan lainnya di sana, mungkin karena kelelahan terlebih lagi aktivitas beliau yang padat dari mengurus santri dan anak yatim dan tour dakwahnya ke seluruh nusantara tiap minggunya. Jadi salah besar kalau sakitnya beliau akibat dari efek mubahallah sedangkan ucapan beliau dalam mubahallahnya adalah di sambar “PETIR”, jelas sekali para munafikin ini mengada-ngada.

5. Satu lagi yang janggal belum kurang tiga hari sakit, satu hari koma masuk ICU pihak rumah sakit sudah angkat tangan dan tidak merujuknya Bahkan lebih parah lagi pihak dokter bilang kepada pihak keluarga untuk membawanya pulang untuk siap-siap disholatkan, pertanyaanya :

# apakah beliau tidak mampu bayar rumah sakit???

# atau karena anti pancasilais???

# dan memang beliau muwahid sejati demi Syariat Islam Harga Mati !!!!!

Namun Allah selalu memberi yg terbaik terhadap hambanya setelah beliau pulang Allah memberi kesehatan daripada sebelumnya ini kabar terbaru dari ikhwan kita di sana yg menjaganya :

“Kondisi skrg dah sht n ust fauzan bnyk tamu bs ladeni smua dg ktwa ktwi snyum2 dg ust syamsudin uba mkn bubur hbs smgkok, apel 1buah, snack”

Dan bagaimana nasib para pendengki lagi munafik semoga Allah menimpakan laknat atas kalian di dunia dan akherat.!!!

Inilah keadaan kalian di dunia terhadap orang-orang beriman, matilah dengan kedengkian kalian sebagaimana firman Allah ta’ala di bawah ini :

Surah Ali ‘Imraan ayat 118-120

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaan orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkanmu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.(QS. 3:118). Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukaimu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpaimu, mereka berkata: ‘Kami beriman.’; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadapmu. Katakanlah (kepada mereka): ‘Matilah kamu karena kemarahanmu itu.’ Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati. (QS. 3:119). Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikit pun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.” (QS. 3:120)

Dan perhatikan lagi ayat Allah buat kalian:

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, Allah pun tipuan mereka (QS an-Nisa’ [4]: 142).

Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipudaya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Aku pun membuat rencana dengan sebenar-benarnya. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu, yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar (QS ath-Thariq [86]: 15-17).

Dan ingatlah, ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah MENGGAGALKAN tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik PEMBALAS tipu daya (Qs Al-Anfal 8:30)

Dan masih banyak lagi ayat yg semisal jika mereka mengetahui tapi sungguh mereka manusia yang sudah tertutup penglihatan dan pendengarannya.

Wallahu a’lam bishowab.

Abu Ayman Al-jimrasi.


Raih amal sholeh, Sebarkan info ini.
Andre Tauladan

Senin, 16 November 2015

The Unsheathed Sword Of Jawlani Front - Drenched In Muslim Blood

بسم الله الرحمن الرحيم


In Syria, there is no one that focuses the most & hardest in killing Muslims other than the Sahwat, which includes Jowlani Front.

 It all started in the end of 2013 where the majority of Syrian Factions gathered to discuss how to eliminate the Islamic State of Iraq & Sham. While Islamic Front and the Free Syrian Army coordinately attacked ISIS positions everywhere, Jowlani promised them to guard their back against the Regime.
Jowlani Front operated with the sahwat under the shadows in the first month, letting them through checkpoints, they called it a “fitnah” to excuse them not to act against FSA & their allies, while they in fact was a part of it. The Islamic State of Iraq & Sham put on the revenge gloves & retaliated so hard, pushing the sahwat in North-Syria further & further to the west. The Jowlani Front had to act. They called ISIS to a “dependent court” to answer for their crimes, Subhan Allah, the oppressed & the betrayed is the culprit while the oppressor & the betrayer is the victim, as if the Islamic State started the war & killing of Muslims & delaying the victory.
The Islamic State put forth conditions that the factions that betrayed them had to make baraa & takfir on the tawagheet, something any Muslim shouldn’t have the least of hesitation to do.
After operating from the shadows for many weeks they decided to show their true colors in Deir ez-Zour where they first attacked the Islamic State of Iraq & Sham with the apostates from the Free Syrian Army.

Jowlani Front later created a group called “Majlis Shūrā Mujāhidīn ash-Sharqīyah” or “Mishmish” in Deir ez-Zour for the purpose to fight the Islamic State of Iraq & Sham. Groups that created this Sahwa group is: Jowlani Front, Jaish Alloush, Ashrar & FSA.
See: https://www.youtube.com/watch?v=yGrD9yzvHgM
Thanks to Allah, all of this backfired on them that they got pushed to the Easter & Southern region of Syria, completely destroyed & humiliated in their betrayal against Muslims & Mujahideen.

Their ONLY enemy was THE REGIME & FSA groups that explicitly stated they wanted a democratic Syria. The only “crime” of the Islamic State of Iraq & Sham was to implement the Shariah of Allah ‘azza wa jal’




Liwa Shuhada al-Yarmouk

Liwa Shuhada al-Yarmouk (LSY), previously part of FSA but recently made a huge transformation & started implementing the Sharia fully, which is seen as a crime by the Sahwat. Even though they were part of FSA, they operated similar to “Salafi Jihadists”, kidnapping UN soldiers.
See http://syriasurvey.blogspot.nl/2013/03/the-yarmouk-martyrs-brigade-and-capture.html
After LSY started implementing the full sharia, Jowlani Front made their move against them & accused them of having allegiance to the Islamic State, of course LSY denied this but the criminals blocked their ears & eyes.
Jowlani Front sent their spies & assassins & managed to assassinate many of LSY’s leaders, one who did Jihad in Afghanistan & was a friend of Sh. Osama bin Ladin رحمه الله (to the right)
Abo Muhammad al Masalmah  رحمه الله
Allah ‘azza wa jal’ was on the side of His true believers & servants who implemented His laws on His earth. Jowlani Front saw that this rock they tried to bulge was too heavy for them to move, so they tried the “come to court” again, after THEY began the killing & fighting. And the court “Dar al Adl” favored Jowlani Front over LSY.
The court “Dar al Adl” that was recognized by almost all southern factions, US-backed FSA, Jamal Maroufs SRF, Jowlani Front, Jaish Alloush etc, turned out to be a kufr court, a taghut court that today is ruling with “Arab laws”
Since then, there have been ongoing battles between them.

Their ONLY enemies was THE REGIME & the only crime of Liwa Shuhada al-Yarmouk was to implement the Shariah of Allah ‘azza wa jal’




Jaish Al Jihad

This group was created February 2015 when many small groups merged.
See https://www.youtube.com/watch?v=pkscSHd3bAg&feature=youtu.be
Groups that merged was: Sarayah al Jihad, Jamaat Jund al-Islam, Jamaat Abu Baseer, Harakat Mujahideen of al-Sham, Liwa Dhul-Nurayn, Jamaat Shabab Ahl al-Salaf, and Jamaat Bunyan al-Marsous.
Jaish al Jihad started implementing the Shariah of Allah in the areas they operated in (Quneitra province), they executed the hudod of Allah azza wa jal, they enjoyed what is good & forbade what is evil, they destroyed the cigarettes, the women wore correct hijab & drove out the democratic FSA from their areas.
See: https://www.youtube.com/watch?v=HlPFtAMDh8s&feature=youtu.be&t=329s
The shield, the saviors, the allies of murtadeen, Jowlani Front couldn’t stand by & watch so they gathered their Sahwa movement & attacked Jaish al Jihad. And to justify it they accused Jaish al Jihad of having allegiance to the Islamic State.
Because this group was newly made & rather small, they couldn’t hold off the sahwat al riddah forever but put up a good fight.

Their ONLY enemy was THE REGIME & FSA groups that explicitly stated they wanted a democratic Syria. The only “crime” of Jaish al Jihad was to implement the Shariah of Allah ‘azza wa jal’




The face of the revolution, Abdul Baset al Sarout.

(left)
It was time for Shuhada al Badaya, the group of Abdul Baset al Sarouts turn to face the sword of Jawlani Front that has bathed in Muslim blood. Jawlani Front attacked Shuhada al Badaya in Homs province, earlier this month (November 2015) on the accusation of them having allegiance to the Islamic State.
Abdul Baset was one of the first to pick up arms against the Regime in Homs.

Their ONLY enemy was THE REGIME.



Who is the next group to suffer from Jowlani Fronts sword, that is merciful towards the disbelievers & harsh against the Muslims.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Andre Tauladan

Minggu, 15 November 2015

Munafikun bertopeng islam

Sungguh mengherankan kaum munafikun, ketika jutaan nyawa umat islam dibantai oleh kafirin harby di Suriah, Iraq, palestina, Afganistan, Yaman, Myanmar, Ambon, Poso, Patani, Rohingnya, Afrika Tengah, dll mereka diam tak ada kecaman sedikitpun kepada 'teroris' kafirin ini. #MUNAFIK.

Dan ketika umat muslim muwwahid mulai membalas melaukan serangan ke negara-negara kfir, maka kaum munafik beserta ulama dolarnya berteriak-teriak mengecam aksi muwwahid yang barokah itu. Allah ta'ala berfirman : "Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih, (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah. " (QS. An Nisa : 128-139)

Na'am kaum munafikun ini berbicara tentang islam dan persaudaraan sesama muslim. Akan tetapi mereka ini tak pernah peduli dengan darah kaum muslim, walaupun peduli tapi sedikit sekali dari mereka. Kemudian mereka kembali berkasihsayang dengankafirin pembantai umat muslim. #MUNAFIK.

Rasulullah saw bersabda, "Barangisapa membiarkan seorang muslim di suatu tempat yang kehormatannya dilecehkan, pasti Allah akan menghinakannya di suatu tempat yang Allah ingin menolongnya, dan siapa saja yang menolong seorang muslim di suatu tempat yang kehormatannya dilecehkan dan kemuliaannya dihinakan melainkan pastiAlla akan menolongnya di suatu tempat yang Allah ingin menolongnya".

Makan tidak ada yang ditunggu-tunggu oleh kaum munafik kecuali adzab dari Allahj di dalam kerak neraka jahannam. Matilah kalian dengan kedengkian kaliant erhadap Allah dan rasulNya serta orang beriman yang meninggikan panji-panji tauhid.
Wallahu a'lam .
-BBM_


Andre Tauladan

About Me

Andre Tauladan adalah blog untuk berbagi informasi umum. Terkadang di sini membahas topik agama, politik, sosial, pendidikan, atau teknologi. Selain Andre Tauladan, ada juga blog khusus untuk berbagi seputar kehidupan saya di Jurnalnya Andre, dan blog khusus untuk copas yaitu di Kumpulan Tulisan.

Streaming Radio Ahlussunnah

Today's Story

Dari setiap kejadian di akhir zaman, akan semakin nampak mana orang-orang yang lurus dan mana yang menyimpang. Akan terlihat pula mana orang mu'min dan mana yang munafiq. Mana yang memiliki permusuhan dengan orang kafir dan mana yang berkasihsayang dengan mereka.
© Andre Tauladan All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates