Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Juni 2018

Tugas


Setiap muslim punya tugas untuk mengajakan orang lain ke arah kebaikan. Tidak harus jadi orang yang sempurna untuk melakukannya. Sebagaimana seorang guru di sekolah, mereka punya tugas untuk mengajar muridnya. Lantas apakah sang guru adalah orang yang sempurna? Tentu saja tidak. Banyak orang yang sudah jadi guru tapi kuliah lagi, mereka ingin menambah ilmu, agar menjadi lebih baik.


Ketika seorang guru memberikan pelajaran, apakah ia menganggap muridnya bodoh? Tentu tidak. ia memberikan pelajaran karena memang tugasnya demikian. Selain itu jika niatnya tulus, tujuan seorang guru mengajar adalah agar muridnya paham materi, ilmunya bertambah, dan menjadi orang yang berguna di suatu hari nanti.


Kita berimajinasi sebentar yuk! Coba bayangkan seorang murid berkata seperti ini kepada gurunya? "ngapain bu guru ngajarin kami? emangnya ibu sudah sempurna?", "ibu nggak usah sok pinter deh, pake ngajarin kami segala?" Kira-kira kalau ada murid berkata demikian itu wajar nggak? lumrah nggak? bagus nggak?

Sekarang coba terapkan dalam bidang dakwah. Jika seseorang mendakwahimu, bukan berarti dia menganggap kamu bodoh, goblok, dsb. Dia hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang muslim. Justru dia ingin mengajakmu kepada kebaikan, agar kamu paham mana yang salah dan mana yang benar, agar hidupmu tidak sia-sia, dan agar kamu tidak menyesal di suatu hari nanti.

Persoalannya, seringkali masyarakat kita jika didakwahi banyak yang membantah dengan kalimat "jangan sok suci lo!" atau "ngapain lu nasihatin gue? emangnya lu udah sempurna?". Jika dibalikkan justru yang merasa sok suci adalah orang yang tidak mau diberi nasihat. Begitu juga yang merasa sempurna adalah orang yang merasa tidak perlu nasihat orang lain.

Dakwah adalah tugas setiap orang muslim. Jika kami berdakwah, bukan berarti kami merasa sebagai orang suci atau sempurna.

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS: Ali Imron 110)

Bandung, 25 Ramadhan 1439 H
Andreansyah Dwiwibowo
Andre Tauladan

Jumat, 24 Mei 2013

Baca Tulis Baca Tulis

Ayam bertelur - telur jadi ayam - ayam bertelur - telur jadi ayam

Baca buku buat bikin tulisan, dari tulisan yang kurang mau ga mau harus baca buku lagi. Yah, muter aja gitu masalah baca tulis mah. Apa yang kita baca bisa aja kita lupa kalo nggak ditulis, apa yang kita tulis bisa jadi pengingat kalo kita baca. ^__^

Pusing memang jika hanya berputar-putar di satu lingkaran yang jaraknya sama saja. Tetapi tidak akan pusing jika lingkaran itu spiral. Bentuk spiral ini bisa mengecil atau membesar, dalam konteks baca  tulis, spiral yang dimaksud adalah spiral yang membesar. Dalam membuat satu tulisan diperlukan sebuah ilmu (jika tidak ingin dibilang bodoh), walaupun tulisan itu bukan suatu karya ilmiah. Apa yang dibaca?

Sebagian orang mungkin tidak suka membaca buku, ada yang suka membaca artikel di internet atau bahkan tidak suka membaca tulisan sama sekali. Bacaan bukan sekedar teks ya bro, sis, cang, cing. Dalam membuat sebuah tulisan diperlukan kerangka berfikir, nah fikiran inilah yang kita gunakan sebagai pena dan pengalaman kita sebagai tintanya. Anggap saja sama, seorang penulis yang banyak membaca buku adalah hasil pengalamannya membaca buku. Jadi buat yang nggak baca buku berarti dari pengalaman sehari-hari.

Nggak salah kalo ada yang bilang salah satu cara biar otak kita encer dalam menulis itu adalah baca catatan kemana-mana. Bisa aja di perjalanan ke rumah atau ke sekolah kita menemukan sesuatu yang menarik yang ingin diceritakan kepada orang lain tetapi kemudian lupa karena tidak dicatat. Terserah nantinya akan diceritakan dalam bentuk tulisan atau lisan, tapi menulis (mencatat) itu penting.

Para ilmuwan baik islam maupun barat, bisa dikenal karena penemuan mereka dituliskan. Seandainya Isaac Newton hanya mengingat saja atau menyampaikan melalui lisan tentang hukum gravitasinya, yah MUNGKIN dia ga akan dikenal sampe sekarang. Bahkan dengan tulisan juga-lah diketahui bahwasanya Newton itu bukan orang pertama yang menemukan hukum gravitasi. Itulah gunanya tulisan. Lha wong motivator juga dibayar mahal saat dia tampil dipanggung, tapi selanjutnya dia menganjurkan peserta seminar buat beli buku mereka. Kenapa? ya iyalah, tampil dipanggung itu maksimal dua jam. Pulang dari situ ada peserta ada yang udah lupa apa yang disampaikan sama pemateri, ada yang langsung lupa ada yang lupa setelah beberapa waktu. Jadi kesimpulannya, NULIS ITU PENTING walaupun nggak semua yang ditulis itu hal penting. gitu aja dulu ah.. >_< babai,,,
Andre Tauladan

Senin, 18 Maret 2013

Rezeki Pasti Ada

Alright guys. Firstly, I greet you with islamic greetings. Assalaamu'alaykum Wa Rahmatullahi Ta'ala Wa Barakatuhu.
gambar keimanan
gambar : http://thebeautyofpureislam.blogspot.com


Sori ya gan, ane pake basa inggris dikit kagak nape-nape ya. Oke, judul yang ane pake kali ini mungkin rada ambigu. Rezeki pasti ada, kalimat ini bisa jadi sebab timbulnya dua reaksi. Pertama, bikin orang jadi males. Kedua, bikin orang jadi rajin. Buat sebagian orang, kalimat "rezeki pasti ada" bakalan bikin orang itu males, soalnye walaupun dia diem leha-leha doang dia mikirnya rezeki pasti ada. Buat sebagian lagi kalimat ini bisa bikin rajin. Orang yang suka kerja keras walopun dia kagak pernah dapet duit banyak malah tenaganye ampe abis, die tetep berusaha ahahaha.

Tapi postingan kali ini bukan tentang itu. Ini tentang sebuah kisah yang datangnya dari Aisyah ra. Kisah tentang betapa pentingnya kekuatan iman. Bahkan besarnya iman itu menunjukkan apakah orang itu benar-benar mukmin apa bukan. Saya pasangkan di sini videonya. Sebuah video yang mengilustrasikan tentang betapa besarnya keyakinan yang dimiliki oleh Aisyah ra kepada Allah swt. Saya akan mencoba menjelaskan kisahnya dengan bahasa sehari hari.

Jadi dulu tuh ada seorang pengemis datang ke rumah Aisyah ra. Terus Aisyah ra. nyuruh budaknya, namanya Barira ra. buat ngebukain pintu. Pengemis itu bilang "wahai keluarga rasulullah, beri saya sesuatu". Barira ngejawab "kami nggak punya apa-apa". Nah jawaban itu kedengeran ama Aisyah ra. trus nanya ke Barira "ada siapa itu?". "ini pengemis" kata Barira. "Kita cuma punya segenggam jelai (kaya beras gitu), itu juga buat buka puasa kamu nanti, sekarang udah ashar" lanjutnya. Aisyah ra. bilang "kasihin aja, Allah akan menyediakan (makanan untuk buka puasa)". Dibilang gitu terus Barira ngasiin jelai itu ke pengemis.

Waktu terus berjalan sampe tiba waktu magrib, makanan udah ga ada. Aisyah ra. waktu itu cuma buka puasa dengan minum aer aja, terus dia sholat maghrib. Barira mah waktu itu cuma duduk aja di sana, malah ngomong gini "Allah akan menyediakan" dengan nada rada ngejek. Pas dia bilang gitu, tiba-tiba ada yang ngetok pintu. Pas dibuka ada orang di luar, orang itu ngasih satu ekor kambing buat hadiah. Nah, pas Aisyah ra udah beres shalat, dia nanyain ke Barira, "siapa itu?". Barira ngejawab "ini orang yang tinggal di sekitar sini, tapi dulu mah dia nggak pernah ngasih apa-apa ke kita. Tapi hari ini dia ngebeliin kita satu ekor kambing". Aisyah ra ngejawab "Barira, bukankah satu ekor kambing lebih baik daripada gandum (yang tadi dikasiin)?" kemudian ia mengatakan sesuatu yang sangat 'makjleb' yaitu tentang iman. Dia bilang "Saya bersumpah demi Allah, tidak ada satu pun di antara kalian yang bisa menjadi seorang mu'min sejati, hingga rasa percaya kalian kepada Allah lebih besar dari pada apa yang kalian miliki di tangan kalian."

Begitulah kira-kira yang bisa saya terjemahkan dari video ini. Jika sahabat sekalian lebih pandai dalam bahasa Inggris, silakan saksikan video di bawah ini. Jika ada sahabat yang ingin mendownload video ini, silakan request via komen.




Andre Tauladan

About Me

Andre Tauladan adalah blog untuk berbagi informasi umum. Terkadang di sini membahas topik agama, politik, sosial, pendidikan, atau teknologi. Selain Andre Tauladan, ada juga blog khusus untuk berbagi seputar kehidupan saya di Jurnalnya Andre, dan blog khusus untuk copas yaitu di Kumpulan Tulisan.

Streaming Radio Ahlussunnah

Today's Story

Dari setiap kejadian di akhir zaman, akan semakin nampak mana orang-orang yang lurus dan mana yang menyimpang. Akan terlihat pula mana orang mu'min dan mana yang munafiq. Mana yang memiliki permusuhan dengan orang kafir dan mana yang berkasihsayang dengan mereka.
© Andre Tauladan All rights reserved | Theme Designed by Seo Blogger Templates